counter

SEA Games 2017 - Edy Rahmayadi optimistis timnas berprestasi

SEA Games 2017 - Edy Rahmayadi optimistis timnas berprestasi

Indonesia-vs-Filipina. Suporter Indonesia memberikan dukungan kepada Timnas U-22 yang bertanding melawan Filipina pada babak penyisihan Grup B SEA Games XXIX di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (17/8/2017). Indonesia menang atas Filipina dengan skor 3-0. (ANTARA/Wahyu Putro A)

Kita ngomong juara itu, karena kita sudah berlatih dari tanggal 2 Februari yang lalu, telah lakukan talent scouting. Jadi, pemain-pemain saat ini adalah pemain yang terbaik yang ada di Indonesia. Kita juga sudah berdoa meminta kepada Tuhan...."
Medan (ANTARA News) - Ketua umum PSSI Pusat, Letjend Edy Rahmayadi optimis timnas U-22 bakal lolos dari penyisihan grup demi mewujudkan target juara di SEA Games 2017 di Malaysia.

"Kita sangat mengapresiasi penampilan di dua laga awal grup B. Itu kenapa kita sangat optimis," katanya saat membuka turnamen sepakbola internasional Deliserdang Old Crack, Sabtu di Tanjung Morawa.

Ia mengatakan, sejak awal PSSI memang pada SEA Games 2017, timnas yang dikomandoi Hansamu diharapkan bisa juara yang sekalgus upaya untuk mengakhiri paceklik juara yang terakhir kali direbut pada SEA Games 1991 di Pilipina.

Itu berarti, sudah 26 tahun cabang sepakbola Indonesia tak pernah merasakan juara.

"Kita harus juara, tidak ada yang lain. Demi bangsa ini, kita harus juara." ucap Edy yang juga menjabat sebagai Pangkostrad itu.

Menurut Edy, target juara yang dibebankan oleh tim asuhan Luis Milla itu bukan isapan jempol belaka. Persiapan yang matang dan keseriusan dengan mendatangkan pelatih asal Spanyol itu, menjadi bukti bahwa PSSI sangat serius ingin merebut juara.

"Kita ngomong juara itu, karena kita sudah berlatih dari tanggal 2 Februari yang lalu, telah lakukan talent scouting. Jadi, pemain-pemain saat ini adalah pemain yang terbaik yang ada di Indonesia. Kita juga sudah berdoa meminta kepada Tuhan. Mudah-mudahan Tuhan mengabulkan doa kita," harap Edy.

Pedagang kaki lima korban kerusuhan dipanggil ke istana

Pewarta: Juraidi
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar