Harga minyak turun jelang pendaratan badai Harvey

Harga minyak turun jelang pendaratan badai Harvey

Foto suasana unit pengolahan VI Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (14/1/2017). Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) menargetkan produksi minyak nasional 2017 sebesar 825.000 barel per hari. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

New York (ANTARA News) - Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Kamis karena beberapa kilang Amerika Serikat menutup operasi mereka menjelang pendaratan badai Harvey.

Patokan Amerika Serikat, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman Oktober turun 0,98 dolar AS menjadi menetap di 47,43 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea, untuk pengiriman Oktober harganya berkurang 0,53 dolar AS menjadi ditutup pada 52,04 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Badai Tropis Harvey telah meningkat menjadi badai berkekuatan penuh pada Kamis (24/8) sore dan diperkirakan mendarat pada Jumat waktu setempat di sepanjang Pantai Texas menurut National Weather Service.

Dua kilang di Texas telah menghentikan operasi mereka guna mengantisipasi dampak badai.

Para analis mengatakan investor membeli produk olahan seperti bensin dan menjual minyak mentah karena mereka mengantisipasi penutupan kilang di Pantai Teluk Amerika Serikat menurut siaran kantor berita Xinhua. (UU.A026)

Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Presiden minta menteri kalkulasi dampak pelemahan harga minyak

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar