Banda Aceh (ANTARA News) - Seorang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Aceh dilaporkan wafat di dalam pesawat dalam penerbangan menuju Jeddah, Arab Saudi, Jumat (25/8).

Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Rusli, di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan, jemaah yang meninggal itu tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 berasal Kabupaten Pidie.

"JCH berasal Pidie bernama Muslimah binti H Ismail Yusuf yang berusia 58 tahun dengan nomor manifest 207 wafat. Tepatnya, satu jam sebelum pesawat mendarat di Bandar Udara King Abdul Aziz Jeddah," jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, jenazah tersebut masih dalam proses pemakaman yang rencananya akan dilakukan di Jeddah, berdasarkan informasi dari petugas kloter.

Ia menjelaskan, kronologis wafatnya jemaah tersebut ketika Muslimah hendak ke toilet, namun yang bersangkutan terjatuh ke lantai pesawat.

"Menurut informasi dari dokter Maya Sofia, setelah berusaha bangun dari kursinya. Yang bersangkutan lalu terduduk kembali dengan kondisi lemas, kemudian di cek oleh tim medis kloter ternyata tensi darah 70/60 mmHG," terang dia.

"Tim medis, langsung melakukan penanganan cepat dengan memberi obat, dan memasang oksigen. Namun kondisi pasien terus memburuk, hingga menemui ajalnya," tuturnya.

PPIH Embarkasi Aceh mengaku turut berduka atas wafatnya seorang JCH asal Aceh. "Semoga pengurusan jenazah, berjalan dengan lancar," tambah Rusli.

Data PPIH Embarkasi Aceh tahun ini akan memberangkatkan 4.473 orang JCH ke Tanah Suci dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Ke-4.473 orang JCH itu terdiri 4.357 JCH asal Aceh, 34 tim pemandu haji daerah dan tim kesehatan haji daerah, 26 JCH mutasi dari luar provinsi, dan 56 orang petugas kloter.

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2017