counter

PMI mobilisasi 2000 sukarelawan untuk jangkau masyarakat dan unregistered children

PMI mobilisasi 2000 sukarelawan untuk jangkau masyarakat dan unregistered children

Sukarelawan PMI (Antara)

Jakarta (Antara) - Untuk membantu upaya pemerintah dalam program nasional Indonesia bebas virus campak dan rubella (Measles and Rubella atau disingkat MR), Palang Merah Indonesia (PMI) memobilisasi  1.600  Sukarelawan dari Kota Jakarta Timur; Kota Depok, Kab. Bogor, Kab dan Kota Bekasi Sukarelawan dari masyarakat yang dilatih untuk membantu kampanye MR dengan sasaran rumah tangga serta Sekolah untuk melakukan imunisasi anak usia 9 bulan sampai dengan usia di bawah 15 tahun, dan membantu pencapaian target nasional 95% anak anak usia tersebut terimunisasi MR.

Menurut Eka Wulan Cahyasari, Plt. Ka Divisi Kesehatan dan sosial, Markas Pusat PMI menjelaskan, pada kampanye MR ini, PMI akan memberikan dukungan teknis, PMI  akan melakukan mobilisasi sosial, edukasi, promosi, dan komunikasi kepada masyarakat di tingkat rumah tangga dan sekolah.

”Sukarelawan PMI bekerjasama dan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan/Dinas Kesehatan tingkat Provinsi dan Kab/kota setempat, dalam membantu menyukseskan kampanye MR.” jelas Eka.

"Selain memberikan edukasi, promosi kepada rumah tangga dan sekolah, 400 Sukarelawan PMI bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk menjangkau anak anak yang tidak terdaftar di sekolah maupun di masyarakat (unregistered children), seperti anak jalanan, anak terlantar, anak anak yg bekerja di pasar, dan lainnya yang tersebar di beberapa wilayah seperti di Wilayah Banten meliputi, Kota dan kab Serang, Kota Tangerang Selatan , Kota dan Kab. Tangerang, Cilegon, Lebak dan Pandeglang. Wilayah lain di Jawa Barat juga menjadi sasaran meliputi wilayah Kab. Sukabumi, Kab. Garut, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat dan Kab Cianjur". Tambah Eka

Dalam melaksanakan tugas Kelompok Kerja Nasional Eliminasi Campak dan Pengendalian Rubella yg dipimpin Kementerian Kesehatan, PMI mendapat dukungan dari American Red Cross, Internasional Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) dan UNICEF.

Pewarta: prwir
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar