Everton masuk zona degradasi, Koeman terancam dipecat

Everton masuk zona degradasi, Koeman terancam dipecat

Pelatih Everton, Ronald Koeman, saat memperkenalkan Wayne Rooney. (REUTERS)

London (ANTARA News) - Pelatih Everton, Ronald Koeman, berada dalam situasi yang sulit setelah timnya
menghuni 18 zona degradasi seusai menelan kekalahan atas Manchester United dengan skor 4-0 pada Minggu (17/9).

Everton tertinggal 1-0 setelah Antonio Valencia mencetak gol lebih awal, namun sempat bermain bagus dan memberikan ancaman untuk menyamakan kedudukan. Tetapi kesalahan Ashley Williams memberikan gol kedua United yang dicetak Henrikh Mkhitaryan.

Bagaikan menabur garam ke dalam luka, Romelu Lukaku, yang meninggalkan Everton demi United seharga 75 juta poundsterling pada Juli lalu, menambah gol menjadi 3-0. Lukaku terlihat menikmati gol ke gawang bekas klubnya itu.

(Baca: Lukaku akui selebrasi golnya untuk mengolok-olok fans Everton)

Penalti Anthony Martial menuntaskan kemenangan 4-0 United, sekaligus mengirim isyarat bahaya bagi Everton yang kebobolan 10 gol tanpa mencetak gol dalam delapan hari terakhir.

Mereka kalah dalam empat laga terakhir dan belum memetik kemenangan sejak mengalahkan Hajduk Split di Liga Europa pada 17 Agustus lalu.

Beberapa pihak memprediksi Ronald Koeman berada di urutan teratas dalam daftar "manajer yang berisiko" setelah klub banyak mengeluarkan banyak uang untuk belanja pemain sekelas Gylfi Sigurdsson, Davy Klaassen dan Michael Keane.

Everton dalam sorotan menjelang Piala Liga melawan Sunderland, Rabu (20/9). Bahkan bursa taruhan William Hill menyebut Koeman sebagai pelatih favorit kedua yang akan dipecat.

"Setelah hari ini, kami memiliki empat pertandingan kandang dan kami harus menang, kalau tidak kami akan mendapat masalah," kata pelatih asal Belanda itu dilansir dari Reuters, Senin waktu Indonesia.

Everton yang sudah melawan klub besar antara lain Manchester City, Chelsea, Tottenham Hotspur dan Manchester United, akan melakoni laga kandang melawan Sunderland (Piala Liga), Bournemouth (EPL), Apollon (Liga Europa) dan Burnley (EPL).

Koeman mengatakan timnya punya masalah rasa "takut" dan kurang percaya diri saat berlaga di Old Trafford. Namun Koeman tetap memuji cara timnya merespons kekalahan memalukan atas Atalanta di Liga Europa.

(Baca: Koeman beberkan penyebab Everton kalah 0-3 dari Atalanta)

"Dari apa yang saya lihat hari ini dari tim, itu membuat saya bahagia. Lebih bahagia dari hari Kamis," katanya.

Gelandang Everton Morgan Schneiderlin, yang menyebabkan MU mendapat hadiah penalti, mengatakan Everton memiliki peluang mereka terutama dari aksi Wayne Rooney.

"Tidak ada yang mau kalah 4-0, tapi kami kembali menemukan agresifitas kami," pungkas Schneiderlin.

Penerjemah: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar