counter

INAPGOC : prestasi atlet paralimpiade modal Asian Paragames 2018

INAPGOC : prestasi atlet paralimpiade modal Asian Paragames 2018

Raja Sapta Oktohari. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta (ANTARA News) - Panitia Penyelenggara Asian Paragames (INAPGOC) 2018 meyakini prestasi atlet-atlet paralimpiade atau atlet-atlet difabel Indonesia dalam ASEAN Para Games 2017 menjadi modal kuat penyelenggaraan Asian Paragames di Jakarta pada Oktober 2018.

Atlet-atlet difabel Indonesia telah membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang bagi mereka untuk meraih prestasi. Kontingen Indonesia bahkan merebut gelar juara umum ASEAN Para Games 2017 di Malaysia, kata Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari dalam ketarangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Minggu.

Kontingen Merah Putih menyabet gelar juara umum ASEAN Para Games IX dengan perolehan total 126 medali emas, 75 medali perak, dan 50 medali perunggu.

Tim atletik paragames Indonesia menjadi penyumbang terbesar medali di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan perincian 40 medali emas, 28 medali perak, dan 17 medali perunggu.

Tim renang paragames menjadi penyumbang medali terbanyak kedua dengan 39 medali emas, 13 medali perak, dan 12 medali perunggu.

Kesuksesan prestasi atlet-atlet difabel Indonesia menjadi dorongan bagi pihaknya untuk menyukseskan penyelenggaraan Asian Paragames.

"Tentu kami ingin penyelenggaraan tingkat Asia yang lebih tinggi dibanding ASEAN dapat lebih baik," ujar Okto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) itu.

Indonesia, lanjut Okto, juga dapat belajar dari penyelenggaraan ASEAN Para Games di Malaysia meskipun kapastias penyelenggaraan jauh lebih kecil dari Asian Paragames 2018.

Okto berharap kementerian maupun lembaga negara dapat melihat dari perspektif yang sama dengan menghilangkan egosektoral dan mengedepankan kepentingan bangsa di hadapan negara-negara Asia.

Ia juga berharap prestasi atlet-atlet difabel Tanah Air dapat kembali berlanjut pada tingkat Asia, apalagi Indonesia merupakan tuan rumah.

"Kita hanya punya waktu satu tahun jelang penyelenggaraan. Semoga pemerintah dapat segera memberikan keputusan dan anggaran penyelenggaraan dapat terpenuhi," ujarnya.

Sebelumnya dalam rapat dengar pendapat di Komisi X DPR RI pada hari Selasa (12/9), INAPGOC menyampaikan kesepakatan alokasi penyelenggaraan Asian Paragames 2018 pada tahun anggaran 2017 sebesar Rp86 miliar.

Pada tahun 2018, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 826,3 miliar. Jumlah ini sudah dikurangi dari pengajuan yang sebelumnya sebesar Rp 2,67 triliun.

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Ratusan pembalap Tour de Indonesia ikuti start etape kedua di Madiun

Komentar