Berlin (ANTARA News) - Pemain Bayer Leverkusen Lucas Alario mencetak gol dan menjadi aktor dari terciptanya gol lain saat timnya menang 3-0 atas Hamburg SV pada Minggu pada debut yang layak dikenang untuk penyerang Argentina tersebut, yang penampilan perdananya sebagai pemain inti di Liga Jerman harus tertunda karena masalah kontrak dengan klub lamanya River Plate.

Alerio (24), yang didatangkan dengan biaya transfer yang dilaporkan sebesar 19 juta euro, telah berlatih dengan Leverkusen selama berpekan-pekan setelah klausa buyoutnya diaktifkan pada Agustus.

Leverkusen, bagaimanapun, harus menunggu sampai Kamis untuk keputusan akhir dari badan sepak bola dunia FIFA yang mengizinan Alario untuk bermain, setelah federasi sepak bola Argentina dan River Plate menolak untuk melepas sang pemain.

Ia dengan cepat mencuri perhatian di atas lapangan, melakukan "slide" untuk mengemas gol kedua Leverkusen pada menit ke-23, tiga menit setelah Kevin Volland membawa tuan rumah memimpin.

Ia kemudian menjadi aktor dari gol Volland untuk gol ketiga Leverkusen yang mendongkrak klubnya meninggalkan posisi juru kunci dengan kemenangan kedua mereka musim ini dan menuju ke peringkat kesepuluh dengan tujuh poin.

Cologne mendapatkan poin pertama mereka musim ini setelah bermain imbang 0-0 di markas Hanover 96.

Hanover yang belum terkalahkan, yang menduduki peringkat keempat dengan 12 poin, semestinya mencetak gol pada babak pertama di mana mereka tampil dominan dan menyia-nyiakan sejumlah peluang melalui Salif Sane dan Martin Harnik setelah turun minum.

Namun Cologne mampu mengamankan poin pertama mereka setelah lima kekalahan beruntun.

Borussia Dortmund berada di puncak klasemen dengan 16 poin, setelah mereka menang 6-1 atas Borussia Moenchengladbach pada Sabtu.

Mereka unggul dua poin atas Hoffenheim, yang menang 2-0 aats Schalke 04, dan unggul tiga poin atas juara bertahan Bayern Munich, yang menyia-nyiakan keunggulan dua gol saat bermaun imbang 2-2 dengan VfL Wolfsburg pada Jumat. Demikian laporan Reuters.

(Uu.H-RF/I015)

Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2017