Menhub salurkan bantuan pengungsi Gunung Agung

Menhub salurkan bantuan pengungsi Gunung Agung

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) memberi hadiah kepada anak pengungsi saat meninjau tempat penampungan pengungsi Gunung Agung di GOR Suwecapura, Klungkung, Bali, Kamis (28/9/2017). Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga saat ini jumlah pengungsi Gunung Agung telah mencapai 104.673 orang yang tersebar di berbagai lokasi di seluruh Bali. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Klungkung (ANTARA News) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyalurkan bantuan untuk para pengungsi Gunung Agung di GOR Sweca Pura, Kota Semarapura, Kabupaten Klungkung, Kamis.

"Kemenhub menyalurkan bantuan bersama panitia Europe Meeting - Transport Minister Meeting (ASEM - TMM)," kata dia ketika menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta di GOR Swecapura, Kabupaten Klungkung.

Ia mengatakan, Kemenhub sebelumnya memang secara proaktif mengajak pengusaha dan para pihak peserta pertemuan tersebut memberikan bantuan untuk pengungsi Gunung Agung di berbagai titik.

Saat ini diklaim telah terkumpul bantuan total sebanyak 55 ton beras selain juga beberapa jenis bantuan lainnya.

Kepedulian lain juga diarahkan ke beberapa sektor lain mulai dari hiburan dan penyediaan sarana tidur untuk pengungsi di tempat pengungsian sehingga mereka tidak jenuh dan memiliki kegiatan lain.

Selain itu, hal yang lain yang genting yakni perhatian terhadap para pengungsi di wilayah Kabupaten Klungkung terkait mobilitas ke rumah-rumah mereka di wilayah di Karangasem.

"Kam sudah siagakan sebanyak lima bus Damri untuk standbay. Tiga bus sudah ada sekarang dan sisanya menyusul. Saya sempat berkomunikasi dengan sejumlah pengungsi dan memang diperlukan alat transportasi yang cukup besar," kata dia.

Menhub sempat mengecek keadaan para pengungsi di dalam GOR Swecapura dan melakukan interaksi langsung. Secara umum penanganan pengungsi oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung dinilai cukup baik.

"Saya apresiasi penanganan pengungsi oleh pemerintah daerah. Beberapa saya tanyai sudah nyaman. Makan cukup dan tidak kekurangan suatu apapun," tutur dia.

Sementara terkait kemungkinan erupsi Gunung Agung, Kemenhub telah menyiagakan sebanyak 10 bandara terdekat dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Bandara-bandara terdekat tersebut seperti bandara di daerah Praya (NTB), Balikpapan (Kalimantan Timur) , Ujung Pandang (Sulawesi Selatan), Surabaya (Jawa Timur), Soekarno Hatta di Jakarta, Banyuwangi (Jawa Timur) dan juga beberapa bandara terdekat lainnya.

Pewarta:
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar