Solo (ANTARA News) - Tarif tiket Kereta Api Bengawan rute Stasiun Purwosari Solo-Stasiun Pasar Senen Jakarta tidak jadi naik seiring dengan batalnya peraturan penyesuaian tarif KA oleh pemerintah pusat.

"Pembatalan ini kami lakukan karena PT KAI dan pemerintah berkomitmen ingin menjadikan moda transportasi KA tetap murah dan nyaman untuk masyarakat," kata Manajer Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta Eko Budiyanto melalui sambungan telepon, Rabu.

Dengan batalnya ketentuan penyesuaian tarif tersebut, dikatakannya, tiket KA Bengawan yang sebelumnya Rp74.000 dan direncanakan naik menjadi Rp80.000, akan tetap Rp74.000.

Mengenai alasan pembatalan tersebut, Eko mengatakan tidak ada alasan khusus dari pemerintah.

"Kami hanya ingin memberikan tarif yang murah kepada masyarakat mengingat moda transportasi KA saat ini sudah menjadi pilihan favorit masyarakat," katanya.

Ia mengatakan dengan pembatalan penyesuaian tarif tersebut artinya PT KAI akan tetap menanggung selisih atas pemberlakukan tarif lama atau sesuai yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI nomor 35 tahun 2016.

Sebelumnya, secara nasional ada 20 rute perjalanan KA yang direncanakan mengalami penyesuaian tarif. Untuk besaran kenaikan tersebut beragam, mulai dari Rp1.000-Rp16.000.

Tiket tersebut untuk keberangkatan 1 Januari 2018 yang penjualannya mulai dilayani 2 November 2017.

"Dengan pembatalan ini artinya kami tidak jadi melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam hal ini penumpang KA," katanya.

(U.KR-AWA/N002)

Pewarta: Aris Wasita Widiastuti
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2017