Sean bertekad raih poin di sirkuit Jerez

Sean bertekad raih poin di sirkuit Jerez

Pembalap F2 asal Indonesia Muhamad Sean Ricardo Gelael melayani penggemarnya berswa foto usai menjadi narasumber pada acara Talkshow "Road To Jerez" yang diadakan di sela acara perhelatan GIIAS 2017 di Stand Pertamina di Indonesia Convention Exebation (ICE), Serpong, Tangerang, Banten, Sabtu (12/8/2017). Acara yang diadakan PT. Pertamina itu untuk menyemangati perjuangan para pembalap nasional dalam rangka mengharumkan nama Indonesia dikancah otomotif Internasional. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Jakarta (ANTARA News) - Pebalap Indonesia, Sean Gelael bertekad meraih poin pada balapan Formula 2 di Sirkuir Jerez, Spanyol, Sabtu (7/10) setelah sebelumnya tampil memsona pada latihan bebas pertama (FP1) Formula 1 di GP Singapura dan GP Malaysia.

"Saya sudah beberapa kali tampil di sini dan cukup mengenal lintasannya. Sirkuit ini banyak tantangan sehingga sering dipakai juga untuk uji coba," kata Sean Gelael dalam keterangan tertulis yang diterima media di Jakarta, Jumat.

Sirkuit Jerez memiliki lintasan sepanjang 4,4 km dan memang memiliki karakter yang menantang karena terdapat 13 tikungan dan variasi trek lurus yang relatif landai. Balapan sendiri akan dilakukan dua kali yaitu feature race serta sprint race yang dilakukan Minggu (8/10).

Untuk balapan feature, Sean Gelael yang memperkuat tim Pertamina Arden harus menyelesaikan 39 putaran atau sejauh 172,692 km. Sedangkan untuk balapan sprint harus bersaing di 28 putaran atau sejauh 123,984 km dan pebalap tidak diwajibkan masuk pit stop.

Bagi Sean Gelael, Sirkuit Jerez memang cukup dikenal karena pernah tampil di ajang Formula Renault 2015. Untuk itu anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini berharap mendapatkan balapan yang ideal dan tidak mengalami masalah teknis pada kendaraannya.

"Target saya bisa meraih poin seperti di Monza lalu," kata pebalap yang didukung penuh Jagonya Ayam KFC Indonesia itu.

Untuk balapan di Jerez, para pebalap akan mendapatkan dua opsi jenis ban yakni medium dan soft. Dengan aspal baru, karakter lintasan Sirkuit Jerez sedikit berubah.

"Di beberapa bagian akan bergelombang. Pebalap hanya mempunyai opsi ban medium dan soft," kata bos Pirelli Mario Isola.

Yang menarik, Sirkuit Jerez musim lalu tidak masuk dalam kalender balap GP2, sehingga semua tim tidak memiliki banyak data tentang kondisi trek. Strategi pemilihan dan manajemen degradasi ban akan ikut menentukan hasil balapan.

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar