INASGOC kukuhkan arena pertandingan Asian Games 2018

INASGOC kukuhkan arena pertandingan Asian Games 2018

Renovasi Kolam Renang GBK Pekerja menggarap renovasi arena kolam renang Kawasan Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Rabu (4/10/2017). Progres renovasi arena kolam renang yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 tersebut telah mencapai 95 persen. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta (ANTARA News) - Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) 2018 mengukuhkan arena-arena pertandingan dan arena-arena latihan yang akan digunakan dalam Asian Games 2018 di DKI Jakarta, Palembang, dan sejumlah lokasi di Jawa Barat.

"Kami memastikan arena pertandingan agar tidak ada lagi perubahan dalam rapat koordinasi ini, selain pembahasan tentang penentuan anggaran 2018 yang harus dimulai pada Oktober 2017," kata Sekretaris Jenderal INASGOC Eris Herryanto dalam pembukaan rapat koordinasi arena Asian Games di Jakarta, Selasa.

INASGOC mencatat 60 arena pertandingan dan 20 arena latihan yang berada di Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat akan digunakan dalam Asian Games ke-18 itu.

Eris mengatakan rapat koordinasi itu juga kegiatan departemen lain INASGOC yang belum tertangani serta mengatur keseimbangan sarana dan prasarana di lokasi pertandingan.

Koordinator Hubungan Pemerintah INASGOC Raja Parlindungan Pane mengatakan kebutuhan akan koordinasi yang terpusat untuk tiga lokasi Asian Games sehingga mampu menampung beragam kepentingan dari masing-masing daerah yang menjadi lokasi penyelenggaraan.

"Semua kepentingan dari masing-masing departemen INASGOC juga diharapkan dapat terakomodasi dalam rapat ini. Kami harus bekerja lebih cepat karena waktu penyelenggaraan kurang dari 10 bulan," ujar Raja Pane.

Wakil Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) Gatot Tetuko mengatakan lembaganya akan menyiapkan sarana dan prasarana kebutuhan penyelenggaraan Asian Games setelah keputusan dalam rapat koordinasi itu.

"Sekarang sudah jelas mana arena untuk pertandingan cabang squash dan arena pertandingan untuk sepeda gunung. Kami tinggal menyiapkan sarana dan prasarana meskipun tantangan waktu penyelenggaraan semakin singkat," ujar Gatot.

Sebelumnya pada Rabu (4/10), Dewan Olimpiade Asia mulai memfokuskan perhatian mereka dalam persiapan Asian Games yang akan berlangsung pada 18 Agustus s.d. 2 September 2018 menyusul penyelenggaraan Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) ke-5 di Turkmenistan.

"Seluruh Asia tengah mempersiapkan diri untuk Asian Games ke-18 dan kami yakin penyelenggaraannya akan sukses. Meskipun ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi Indonesia kurang dari satu tahun jelang penyelenggaraan, mereka dapat melaluinya berkat kerja sama dan kolaborasi antara OCA dengan Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC)," kata Direktur Jenderal OCA Husain Al Musallam. 

Pewarta:
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar