Tujuh kutipan terpilih berita kemarin, dari bahaya narkoba sampai gerakan Oke Oce

Tujuh kutipan terpilih berita kemarin, dari bahaya narkoba sampai gerakan Oke Oce

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (ANTARA /Wahyu Putro A)

Jakarta (ANTARA News) - Berikut tujuh kutipan langsung berita yang disiarkan Antara News pada Rabu (11/10) dari Presiden Joko Widodo yang mengingatkan soal bahaya penggunaan narkoba, sampai penegasan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno mengenai gerakan One Kecamatan One Center (OKE OCE).

Bagaimana Presiden Jokowi mengingatkan para pelajar mengenai bahaya penggunaan narkoba, tontonan pornografi dan kekerasan?

"Anak-anak harus hati-hati dengan yang namanya narkoba. Kita harus bilang tidak untuk narkoba," kata Presiden saat Penyuluhan Bahaya Narkoba, Pornografi dan Kekerasan kepada siswa-siswi SD, SMP dan SMA/SMK se-Provinsi DKI Jakarta di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta.

"Saya titip kepada anak-anak agar di antara kita, anak-anak dan teman-teman, harus saling menghargai, harus saling menghormati, meskipun berbeda suku, berbeda agama," ujar Presiden.

Apa dan bagaimana pernyataan Presiden Jokowi mengenai perbedaan politis di ajang Pilkada dan Pilpres?

"Yang namanya pilihan wali kota, piluhan bupati, pilihan gubernur, maupun pilihan presiden itu hanya kontestasi 5 tahun sekali. Jangan korbankan gara-gara pilihan bupati, wali kota, gubernur, atau presiden kita jadi pecah. Tidak. Kita harus berani bilang itu," kata Presiden dalam acara pembagian sebanyak 10.100 sertifikat tanah Se-Tangerang Raya di Tangerang Selatan di Lapangan Bola Kampuse, Tangerang Selatan.

Apa pendapat kepolisian mengenai pemetaan (mapping) terhadap sejumlah bakal calon kepala daerah yang diusung partai-partai politik yang akan bertarung pada Pilkada Serentak 2018?

"Kami sudah harus mapping calon-calon yang kira-kira akan diusung sejak awal," katanya Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto  di sela-sela Apel Kasatwil Tahun Anggaran 2017, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu.

"Supaya tidak menjadi persoalan politik. Meski sebenarnya kami hanya menangani perkara saja, itu biasa, tapi karena momennya tidak pas, bisa jadi bola politik...Yang menyelesaikan polisinya. Umpamanya si A ada laporan polisi. Oh si A kayaknya mencalonkan diri nih. Nah cepat tuntaskan! Jangan pada saat dia nyalon terus kami baru kerja. Nanti dipikir orang kami main politik," katanya.

Kepada para mahasiswa, bagaimana pandangan Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang mengenai intervensi asing yang ingin menguasai bangsa Indonesia dengan melakukan penjajahan modern?

"Kenapa Empat Pilar MPR RI menjadi penting karena ada korsleting nasional, ada intervensi internasional terhadap kita," kata Oesman Sapta Odang (Oso) dalam acara sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Universitas Ibnu Khaldun, Bogor, Jawa Barat.

"Beberapa kali kita dirampok seperti itu namun pemerintah sekarang pintar, sumber daya alam diambil, diproduksi sendiri dan dijual kepada rakyat sedangkan sisanya dijual ke negara lain," ujarnya.

Bagaimana penegasan Kementerian Agama mengenai pembentukan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BP JPH)?

"Peresmian BP JPH sesuai amanat UU Nomor 33 tahun 2014 tentang JPH. Berharap dengan kehadiran badan ini di lingkungan Kemenag akan ada perubahan yang lebih baik, khususnya di industri halal," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kantornya di Jakarta.

"UU JPH dengan sertifikat halalnya itu adalah domain Kemenag. Pemerintah bertanggung jawab atas JPH. Kewenangan MUI tetap penting dan strategis untuk dalam UU JPH ini terkait penerbitan sertifikat halal," kata dia.

Bagaimana pandangan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang mengapresiasi usulan agar didirikan Kementerian Pesantren?

"Tentu inti dari apa yang disampaikan Bapak Presiden Joko Widodo adalah bahwa keberadaan pesantren itu sekarang semakin dirasakan manfaatnya. Tingkat urgensi dan relevansinya semakin tinggi," kata Lukman di Jakarta.

"Kami sejak beberapa waktu lalu sedang menyiapkan desain besar karena memang kebutuhan di lapangan yang begitu besar maka Ditjen Pendidikan Islam yang sekarang ini membawahi tiga direktorat yaitu Direktorat Pendidikan Tinggi, Direktorat Madrasah dan Direktorat Pesantren dan Diniyah... Nantinya agar tiga ini menjadi direktorat jenderal," katanya.

Apa saja respons Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno mengenai pelaksanaan gerakan One Kecamatan One Center (OKE OCE) yang tidak melibatkan keluarganya termasuk saudara kandung, Indra Uno?

"Kami commit  bahwa ini adalah sebuah gerakan dan Anies - Sandi, tidak boleh ada potensi untuk nepotisme, kesepakatannya, mulai kami berdinas, tidak boleh ada lagi di Mas Indra," kata Sandi di Jakarta Selatan.

"Jadi kita berterima kasih sekali dengan Mas Indra dengan dedikasinya membangun gerakan ini sampai 25.000 peserta OK OCE, walaupun tidak ada persinggungan yang langsung dan tidak menerima dana dari APBD, sebagai tata kelola yang baik kita sadari best practice ini harus dipilih di antara mereka yang tidak ada hubungan keluarga dengan saya."

"Ini bukan program dan OK OCE ini adalah memberikan lahan usaha dan akses terhadap financial capital dan permodalan kepada para pengusaha. Targetnya 200.000 pengusaha yang akan hadir di sini."

"Ini gerakan milik masyarakat dan akan bergulir dengan sendirinya lewat sebuah persandingan yang harmonis antara dunia usaha dan kegiatan kewirausahaan dan UMKM," katanya.

Pewarta:
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar