La Nyalla dapat dukungan Rizieq maju Pilkada Jawa Timur

La Nyalla dapat dukungan Rizieq maju Pilkada Jawa Timur

Dokumentasi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, La Nyalla Mataliti. Foto menunjukkan saat dia menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (23/11/2016), dengan agenda pemeriksaan terdakwa dalam kasus. Vonis akhir hakim adalah memberi vonis bebas murni kepada dia. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

... yang kedua Rizieq minta saya untuk pamitan dan minta doa kepada semua ulama di Jawa Timur dengan mendatangi semua serta jangan dilihat mereka mendukung siapa. Apakah mereka mendukung Saifullah atau Khofifah. Datangi semua untuk minta doa sebagai
Surabaya (ANTARA News) - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mendapat dukungan untuk maju Pilkada Jawa Timur dari petinggi Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, ketika keduanya bertemu di Mekkah.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Surabaya, Kamis, La Nyalla mengaku bertemu Rizieq di restoran khas Arab tak jauh dari Masjidil Haram, dan berbincang selama dua jam terkait niatan maju Pilkada Jawa Timur.

Rizieq, kata La Nyalla, memberi dukungan dia maju dan memberi dua pesan sebagai modal, yakni pertama niat menjadi kepala daerah dengan ikhlas karena Allah Ta'ala untuk membantu umat.

"Jangan ada niat lain, dan yang kedua Rizieq minta saya untuk pamitan dan minta doa kepada semua ulama di Jawa Timur dengan mendatangi semua serta jangan dilihat mereka mendukung siapa. Apakah mereka mendukung Saifullah atau Khofifah. Datangi semua untuk minta doa sebagai bagian dari akhlak," katanya.

La Nyalla mengatakan, Rizieq bersama para ulama dan habib siap mendukung ikhtiarnya untuk memenangi Pilkada Jawa Timur 2018.

La Nyalla menyambut baik dan berterima kasih atas dukungan yang disampaikan Habib Rizieq kepada dirinya, dan berjanji untuk memenuhi dua wejangan yang diminta orang nomor satu di FPI itu.

"Mumpung ini di Tanah Suci, disaksikan Habib Rizieq, saya nyatakan bahwa saya maju Pilkada Jawa Timur dengan niat tulus ikhlas karena Allah SWT, untuk umat. Tidak ada niat jelek atau niat kotor lain," katanya.

Sementara itu, pelaksanaan Pilkada Jawa Timur akan berlangsung pada 2018 dan beberapa partai politik sejak Juni 2017 sudah membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin maju menjadi bakal calon gubernur di wilayah itu.

Berbagai kalangan mulai dari politisi, pengusaha dan beberapa pejabat di beberapa daerah sudah mulai mendapatkan dorongan dari warganya untuk maju menjadi pimpinan tertinggi di Jawa Timur.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar