counter

Lion Air buka layanan carter pesawat rute Solo-Madinah

Lion Air buka layanan carter pesawat rute Solo-Madinah

Arsip Foto. Sejumlah penumpang turun dari pesawat Lion Air di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (12/6/2017). (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Solo (ANTARA News) - Maskapai penerbangan Lion Air membuka layanan carter pesawat rute Solo-Madinah untuk memfasilitasi perjalanan umrah.

"Tetapi untuk rute ini masih berupa carter. Jadi ketika musim haji kan tidak ada perjalanan umrah, pada saat itu rute ini tidak ada. Sifatnya masih seasonal," kata Area Manajer Lion Air Jawa Tengah dan DIY Widi Wiyanti dalam acara sosialisasi rute tersebut di Hotel Sunan Solo, Rabu.

Layanan penerbangan rute Solo-Madinah, ia menambahkan, akan melengkapi layanan penerbangan rute Solo-Jeddah yang sebelumnya sudah tersedia dan cukup sukses.

"Kemudian karena permintaan masih ada, ada tanggal yang belum ter-cover kami muncul lagi dengan rute menarik. Artinya yang belum ter-cover bisa memanfaatkan program sembilan hari ini," kata Widi.

Lion Air menyediakan layanan penerbangan ini bekerja sama dengan perusahaan perjalanan NQH Wisata.

Direktur Utama NQH Wisata Hengki Ekoyanto mengatakan Lion Air akan menyediakan pesawat dengan kapasitas 175 penumpang untuk penerbangan rute Solo-Madinah.

"Penerbangan pertama akan kami mulai pada tanggal 27 November. Saya berharap rute ini memperoleh support yang baik dari pelaku agen perjalanan umrah yang ada di Solo Raya," katanya.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Sumarmo Abdullah Usman berharap layanan penerbangan rute tersebut tidak hanya bersifat sementara.

"Selain itu saya berharap pihak penyelenggara dalam hal ini maskapai penerbangan maupun agen perjalanan umrah benar-benar memperhatikan kenyamanan jamaah. Jangan sampai mereka kleleran (tidak terurus) hanya karena menunggu jadwal pemberangkatan," katanya.

Ketua Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Kota Solo Her Suprabu juga mendukung pembukaan layanan penerbangan tersebut dan berharap layanan itu selanjutnya bisa rutin disediakan.

"Meski sekarang sifatnya masih carter tetapi ke depan harapannya bisa menjadi reguler flight (penerbangan reguler). Selain itu, diharapkan pula Lion Air maupun NQH Wisata bisa membuat paket dengan tarif terjangkau," katanya.

"Jangan sampai ada flight (penerbangan) yang di-cancel (batalkan), karena akan memengaruhi kepercayaan selanjutnya. Kalau sejauh ini respon cukup positif karena dibukanya rute ini oleh Lion Air bisa memberikan pilihan bagi jamaah," katanya.

Pewarta: Aris Wasita Widiastuti
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Harga tiket turun, penumpang Bandara Depati Amir meningkat 100 persen

Komentar