Tokyo (ANTARA News - Lima orang tewas dan sistem transportasi serta kegiatan usaha sangat terganggu saat Topan Lan menerjang Pantai Pasifik di Jepang Tengah setelah memasuki daratan pada Senin pagi dan menerjang banyak wilayah negeri itu sesudahnya.

Topan itu, dengan tekanan atmosfir 950 hektopaskal di pusatnya dan membawa angin dengan kecepatan sampai 198 kilometer per jam, menerjang wilayah Prefektur Shizuoka di Jepang Tengah di Pulau Utama Honshu sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Menurut laporan berita setempat, topan ke-21 pada musim ini tersebut meninggalkan jejak kehancuran di belakangnya; air sungai menjebol tanggulnya dan tanah longsor menimbun rumah. Sementara itu, wilayah Prefektur Wakayama menerima curah hujan sebanyak 800 milimeter selama 48 jam pada Ahad.

Menurut badan cuaca di Tokyo, Prefektur Mie juga dilanda dengan keras, dan badai kuta tersebut membawa curah hujan sebanyak 700 milimeter sepanjang masa yang sama, sehingga juga mengakibatkan banjir luas di beberapa bagian Prefektur Nara.

Seorang lelaki yang berusia 63 tahun tewas swetelah angin kencang merobohkan perancah di satu lokasi pembangunan di Kota Fukuoka, bagian barat-daya Jepang, kata Xinhua. Sementara itu di Prefektur Yamaguch di Jepang Barat, seorang lelaki yang berumur 70 tahun meninggal setelah dipaksa terjun ke laut sesudah masih perahunya mati.

Di Prefektur Osaka, seorang pria yang berusia 68 tahun ditemukan meninggal di satu mobil yang tenggelam, sementara seorang lelaki yang berusia 80-an tahun tewas akibat luka di kepala setelah jatuh di Kota Osaka, demikian laporan media setempat.

Di Prefektur Mie, yang menghadapi terjangan kuat badai tersebut, seorang lelaki yang berumur 29 tahun juga meninggal di satu mobil yang tenggelam dan di Prefektur Wakayama, seorang pria yang berumur 82 tahun dibawa ke ruang perawatan intensif setelah rumahnya ditimbun lumpur yang longsor.

Operasi dihentikan sampai Senin malam di pabrik Toyota Motor Corp. di beberapa prefektur, termasuk di Iwate, Moyagi dan Gifu, kata media setempat yang mengutuk keterangan wakil perusahaan itu.

Dua perusahaan penerbangan utama Jepang, Japan Airlines Co. dan All Nippon Airways Co., membatalkan lebih dari 100 penerbangan pada Senin, dan 25.000 penumpang terpengaruh.

Layanan kereta peluru Shinkansen dihentikan di sepanjang jalur Tokaide, dan layanan lokal di Tokyo serta Osaka terganggu selam jam sibuk Senin pagi.

Perintah pengungsian dikeluarkan di beberapa kota besar dan kecil setempat, dan penghitungan suara dalam pemilihan anggota Majelis Rendah pada Ahad dibekukan sampai Senin di beberapa daerah tempat akses ke tempat pemungutan suara terpengauh oleh topan tersebut.

Menurut Lembaga Meteorologi Jepang, kekuatan Topan Lan akan turunjadi topan ekstra tropis pada Senin malam, ketika topan itu mencapai bagian timur Prefektur paling utara Jepang Hokkaido, demikian Xinhua melaporkan.

(Uu.C003)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2017