Sulawesi Utara akan bebaskan retribusi pembuatan film

Sulawesi Utara akan bebaskan retribusi pembuatan film

Gubernur Sulut Olly Dondokambey (kiri) saat mendampingi Menko PMK Puan Maharani (tengah) meninjau lokasi pembangunan Sentra Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (12/2/2017). (ANTARA FOTO/Adwit B Pramono)

Manado (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan pemerintah provinsi akan membebaskan retribusi pembuatan film di wilayahnya agar bisa mempromosikan daerah-daerah wisata melalui film.

"Kami sangat optimistis Festival Film Indonesia 2017 yang dilaksanakan di Sulut menjadi ajang yang positif bagi pertumbuhan pariwisata daerah," kata Gubernur saat menjamu aktor dan aktris di Manado, Sabtu.

Pemerintah daerah, ia melanjutkan, memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para sineas untuk memproduksi film di Sulawesi Utara.

"Ini baik, sebab dengan dijadikannya daerah ini sebagai lokasi syuting film, maka Sulut akan semakin dikenal. Masyarakat di Nusantara dapat melihat keindahan alam di sini," katanya.

"Silakan produksi film banyak-banyak, pemerintah siap support tanpa ada pungutan ataupun retribusi," tambah dia.

Ia mengapresiasi pemilihan wilayahnya sebagai tempat produksi beberapa film dan penyelenggaraan Festival Film Indonesia (FFI) 2017.

"Ada tiga film yang pengambilan gambarnya di Sulut, yakni "Senjakala di Manado", "Tom and Jerry" dan "Hujan di Bulan Juni". Kesemuanya menjadikan Sulut semakin dikenal," ujarnya.

Penyelenggaraan kegiatan berskala nasional dan internasional diharapkan bisa menggerakkan industri pariwisata dan perekonomian daerah.

"Ada kapal pesiar dari Swiss yang akan berkunjung ke sini, ada sekitar 800 wisatawan yang akan singgah, belum lagi ditambah dengan peserta FFI, ini pasti akan meningkatkan kunjungan wisatawan," katanya.

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar