counter

Bunga bangkai bertunas tiga tumbuh di sekolah

Bunga bangkai bertunas tiga tumbuh di sekolah

Dokumentasi warga menyaksikan bunga bangkai (Amorphophallus paeoniifolius) atau suweg, di tengah perkebunan kopi Desa Walitelon, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (19/10/2017). Belasan bunga Bangkai tumbuh bersamaan di lokasi tersebut dan menimbulkan aroma busuk sehingga menjadi tontonan warga.

... pengalaman pertama saya bisa melihat langsung bunga bangkai dan untuk mengabadikan momen langka ini saya beberapa kali selfie di lokasi tumbuh bunga yang mengeluarkan bau bangkai itu...
Sukabumi, Jawa Barat (ANTARA News) - Bunga bangkai (Amorphophallus paeonifolius) atau suweg, bertunas tiga tumbuh di halaman SMP Negeri 10 Kota Sukabumi, Jawa Barat, sehingga menarik perhatian kalangan pelajar dan warga setempat.

"Bunga bangkai ini pertama kali ditemukan tukang kebun sekolah yang tengah membersihkan halaman dan pelataran sekolah yang berada di Jalan Saniin, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong pada Minggu (12/11)," kata Kepala SMPN 10 Sukabumi, Agus Mulyana, di Sukabumi, Selasa.

Menurut dia , bungai bangkai ini unik karena mempunyai tiga tunas dengan warna kecokelatan dan hijau serta sudah hampir mekar seluruhnya, dengan tinggi 35 cm dan diameter 15-20 cm, dan bunga dimanfaatkan anak didiknya untuk penelitian.

Sebelum ditemukan, guru dan pelajar sekolah itu sudah mencium bau bangkai dari lingkungan sekolah sejak Senin (13/11) sore. Setelah diketahui ada bunga bangkai mekar, maka mereka membuat pagar supaya bunga bangkai itu tidak bisa dipagang. 

Mengingat usia rata-rata bunga bangkai ini setelah mekar hanya tujuh hari atau satu minggu, maka setelah mati pihak sekolah akan mengawetkannya untuk kenang-kenangan dan dijadikan bahan penelitian.

Pelajar kelas IX SMPN 10 Kota Sukabumi, Meisya M Farida, mengatakan, baru pertama kali melihat bungai bangkai secara langsung. Biasanya ia hanya melihat di internet, televisi, dan buku pelajaran saja.

"Ini pengalaman pertama saya bisa melihat langsung bunga bangkai dan untuk mengabadikan momen langka ini saya beberapa kali selfie di lokasi tumbuh bunga yang mengeluarkan bau bangkai itu," katanya.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar