Amerika Serikat akan memulai rencana pemindahan kedutaan ke Jerusalem

Amerika Serikat akan memulai rencana pemindahan kedutaan ke Jerusalem

Dokumentasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berbicara dalam kampanye di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, Selasa (22/8/2017). (REUTERS/Joshua Roberts)

Ramstein, Jerman (ANTARA News) – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat akan segera bertindak atas perintah Presiden Donald Trump untuk menyiapkan pemindahan kedutaan Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Jerusalem, ungkap Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson, Rabu (6/12).

"Kementerian Luar Negeri akan segera memulai proses untuk menerapkan keputusannya dengan memulai persiapan guna memindahkan Kedutaan Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Jerusalem," ujar Tillerson dalam pernyataan tak lama setelah pengumuman Trump, seperti dilansir AFP.

Keputusan Trump mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel memicu peringatan, hal itu dapat memicu lebih banyak aksi kekerasan di Timur Tengah dan Tillerson mengatakan kementeriannya telah mengambil sejumlah langkah untuk melindungi warga Amerika Serikat di kawasan itu.

"Keselamatan warga Amerika Serikat adalah prioritas utama Kementerian Luar Negeri, dan bersama dengan badan federal lain, kami telah menerapkan rencana pengamanan untuk melindungi keselamatan warga Amerika Serikat di wilayah yang terkena dampak," ujar Tillerson, yang sedang berkunjung ke Jerman.

Meski keputusan Trump menuai kecaman luas di kawasan itu, diplomat tinggi AS itu mengatakan bahwa presiden Amerika Serikat hanya bertindak setelah berkonsultasi dengan sekutunya.

"Kami sudah berkonsultasi dengan banyak rekan, mitra dan sekutu sebelum presiden mengumuman keputusannya. Kami sangat yakin akan ada kesempatan untuk mencapai perdamaian, katanya.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar