Wapres tinjau fasilitas olahraga Jakabaring Palembang

Wapres tinjau fasilitas olahraga Jakabaring Palembang

Wakil Presiden Jusuf Kalla (ketiga kiri) didampingi Menteri PU PR Basuki Hadi Mulyono (tengah), Managing Director Sinar Mas Saleh Husin (kedua kanan), Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang (kanan) meninjau arena Boling Centre di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (7/12/2017). Pembangunan arena boling yang menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) APP Sinar Mas dengan total dana lebih dari 26 miliar tersebut saat ini telah mencapai 99,2 persen. (ANTARA /Nova Wahyudi)

Palembang (ANTARA News) - Wakil Presiden M Jusuf Kalla meninjau pembangunan fasilitas olahraga Asian Games 2018 di Jakabaring Palembang, Kamis.

Wapres setiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang setelah istirahat beberapa menit langsung menuju kawasan olahraga Jakabaring.

Dengan menggunakan kendaraan Wapres yang didampingi Gubernur Sumsel Alex Noerdin melalui ruas jalan yang juga sedang dibangun jalur kereta api ringan atau LRT.

Wapres langsung mengunjungi Stadiun Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Wapres setiba di kawasan olahraga tersebut langsung melihat beberapa fasilitas pertandingan diantaranya cabang olahraga boling.

Di arena boling tersebut, Wapres dengan tersenyum mengekspresikan diri saat mencoba mengayunkan bola boling di halaman fasilitas pesta olahraga internasional tersebut yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Selanjutnya Wapres bersama rombongan meninjau fasilitas pertandingan cabang olahraga menembak yang saat ini sedang tahap penyelesaian.

Dalam peninjauan fasilitas olahraga yang berada di kawasan olahraga Jakabaring Palembang, Wapres tetap mengendarai mobil.

Sementara Gubernur Sumsel saat mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut langsung menerangkan perkembangan pembangunan fasilitas olahraga yang sedang dibangun.

Wapres direncanakan petang ini langsung menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat kepresidenan.

Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar