Kemendag pantau harga kebutuhan pokok di Serang

Kemendag pantau harga kebutuhan pokok di Serang

Arsip: Operasi Pasar Bawang Putih Pekerja menata tumpukan bawang putih saat operasi pasar bawang putih di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (2/6/2017). (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

Serang (ANTARA News) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memantau persediaan dan harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten, menjelang Natal dan Tahun Baru 2018.

Pemantauan harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau di Serang, Kamis, dilakukan pihak Kementrian Perdagangan (Kemendag) yang diwakili oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan Tjahya Widayanti bersama Disperinda Provinsi Banten dan Kota Serang.

"Jelang Natal dan tahun baru kita harus pastikan, kita sudah lihat, harga masih stabil," kata Tjahya Widayanti.

Ia mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah pedagang kebutuhan pokok seperti beras, sayur-sayuran, cabai, bawang dan daging, harga-harga kebutuhan tersebut masih normal.

Menurut Tjahya, saat ini Kemendag sedang mengantisipasi tingginya permintaan barang selama masa-masa natal dan tahun baru, khususnya di daerah-daerah yang merayakan natal.

"Kita antisipasi agar permintaan tinggi namun harga tetap stabil," katanya.

Salah satu langkah antisipanya, kata dia, sesuai arahan Menteri Perdagangan, semua stok barang kebutuhan harus tersedia.

Selain itu, Kemendag pun melakukan sidak ke sejumlah pasar di seluruh daerah dan melakukan rapat evaluasi bersama `stake holder` di seluruh daerah.

Kepala Disperindag Provinsi Banten Babar Soeharso megatakan, sejauh ini ada sedikit kenaikan harga terjadi pada telur dan cabai. Kenaikan tersebut bukan disebabkan natal dan tahun baru, namun adanya peringatan Maulid Nabi Muhammad.

"Di Kota Serang kan kalau maulid ada acara tradisi panjang mulud, nah telur biasanya di hias, hiasan juga pakai cabai, jadi permintaanya tinggi," kata Babar.

Babar menambahkan, meski saat ini harga masih stabil, Disperindag akan tetap melakukan pengawasan. Jika diperlukan, akan melakukan pasar murah.?

"Kita lihat perkembangan nanti, yang pasti kita terus berkoordinasi dengan distributor dan stake holder lainnya," kata Babar.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar