Masyarakat Manado serbu pasar murah Natal pemprov

Masyarakat Manado serbu pasar murah Natal pemprov

Dokumentasi Warga membeli beras murah saat operasi pasar yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan, dan Energi bekerja sama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (20/12/2016). Operasi pasar murah yang digelar untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru itu sepi peminat karena minimnya informasi di masyarakat. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

Manado (ANTARA News) - Masyarakat Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyerbu pasar murah Natal yang digelar pemerintah provinsi.

"Pasar murah Natal ini untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Hanny Wajong di Manado, Kamis.

Dia mengatakan animo masyarakat Kota Manado dan sekitarnya memanfaatkan pasar murah Natal sangat tinggi.

"Saya berharap pasar murah ini, bisa meringankan beban rumah tangga yang pasti meningkat saat Natal," katanya.

Ia mengatakan pasar murah Natal kali ini menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah 10 hingga 20 persen dari pasar.

"Kami selain ada dana APBN dan APBD, juga ada pihak swasta dan instansi lainnya yang sama-sama melakukan pasar murah Natal," jelasnya.

Dia menjelaskan pasar murah Natal dilakukan di 15 kabupaten dan kota di Sulut.

"Ada 50 titik kegiatan pasar murah, di daerah padat penduduk yang merayakan Natal," jelasnya.

Lenny, warga Kota Manado mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan adanya pasar murah Natal ini.

"Saya bisa mendapatkan beras, mentega, tepung terigu, gula pasir dengan harga yang jauh lebih murah," kata Lenny.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar