Keputusan Trump soal Yerusalem berpotensi picu protes di Maroko

Keputusan Trump soal Yerusalem berpotensi picu protes di Maroko

Warga Palestina membakar bendera Israel dan Amerika Serikat dalam sebuah demonstrasi terhadap niat Amerika Serikat memindahkan kedubes mereka ke Yerusalem dan mengenali Yerusalem sebagai ibukota Israel, di Kota Gaza, Rabu (6/12/2017). (REUTERS/Mohammed Salem)

Rabat, Maroko (ANTARA News) - Kedutaan Besar AS di Maroko pada Kamis (7/12) memperingatkan warga negara Amerika mengenai potensi demonstrasi di negeri tersebut setelah Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel sehari sebelumnya.

Di dalam pernyaaan yang disiarkan di jejaringnya, Kedutaan Besar AS mengatakan keputusan itu "mungkin memicu protes, yang sebagian berpotensi menjadi kerusuhan".

Kedutaan tersebut juga mengingatkan warga negara AS mengenai perlunya untuk berhati-hati dan menyadari keamanan pribadi, dan menghindari daerah demonstrasi, demikian laporan Xinhua.

Sebagian organisasi non-pemerintah di Maroko telah menyerukan pawai nasional pada Minggu (10/12).

(Uu.C003)

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar