Budi Waseso: Artipena tekan angka penyalahgunaan narkoba

Budi Waseso: Artipena tekan angka penyalahgunaan narkoba

Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso (ANTARA /Widodo S Jusuf)

Padang (ANTARA News) - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Budi Waseso meminta agar kehadiran Asosiasi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkotika (Artipena) di Sumatera Barat (Sumbar) bisa menekan angka penyalahgunaan narkoba di daerah setempat.

"Kehadiran organisasi ini harus jadi penekan angka penyalahgunaan narkoba, terutama di lingkungan kampus-kampus yang bergabung di organisasi Artipena Sumbar," kata Budi Waseso di Padang, Senin.

Karena, katanya dalam peredaran narkoba terdapat dua hal yang mesti diantisipasi, pertama adalah penawaran dan permintaan.

"Kehadiran relawan anti narkoba ini diharapkan menekan angka permintaannya. Karena itu berpengaruh terhadap pasar narkoba di Indonesia," jelasnya.

Ia juga mengimbau seluruh lini masyarakat berperan dalam mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, terutama para generasi muda.

"Jika mengetahui penyalahgunaan narkoba segera lapor untuk rehabilitasi. Karena hal itu adalah sesuatu yang tidak disenangi oleh jaringan narkoba," jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahaya narkoba mengancam pembangunan generasi emas serta bonus demografi 2030.

Sebelumnya kunjungan Budi Waseso ke Padang itu untuk mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Artipena Sumbar, di Kampus Proklamator II UBH Padang.

Ketua Umum Artipena Sumbar dijabat oleh Rektor Universitas Bung Hatta (UBH) Padang Azwar Ananda.

Ia menyebutkan sedikitnya terdapat 27 kampus yang bergabung dalam organisasi anti narkoba itu.

"Ini adalah bentuk kepedulian sekaligus keprihatinan kami terhadap penyalahgunaan narkoba. Akhirnya kami bergerak bersama-sama dalam melakukan pengawasan, terutama di lingkungan kampus," jelasnya.

Selanjutnya, kata Azwar pengurus secara bersama-sama akan melakukan sosialisasi dan kegiatan untuk memerangi penyalahgunaan narkoba.

Sementara Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno, mengapresiasi kehadiran Artipena di Sumbar tersebut, karena merupakan peran aktif perguruan tinggi dalam memberantas narkoba.

"Bangsa menanti kiprah mahasiswa tanpa narkoba, jangan sampai terjerumus. Jadikan kampus bebas narkoba," katanya di hadapan ratusan mahasiswa yang menghadiri pengukuhan.

Sekretaris Bidang Organisasi Dewan Pimpinan Pusat Artipena Suyanto, mengatakan Sumbar adalah DPW ke-10 yang dilantik.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar