Menhub: Presiden Jokowi penuhi janji tingkatkan pembangunan Sukabumi

Menhub: Presiden Jokowi penuhi janji tingkatkan pembangunan Sukabumi

Dokumentasi Presiden Tinjau Tol Bocimi. Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono (kanan), Seskab Pramono Anung (kiri) dan Dirut PT Trans Jabar Tol Muhammad Sadeli (kedua kiri) meninjau pembangunan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi I, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/6/2017). Dari total panjang 54 kilometer, jalan tol Bocimi seksi I yang sepanjang 15 kilometer diprediksi selesai pada 2017, setelah proyek tersebut sempat terbengkalai sejak 1997. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Konektivitas antara Sukabumi dengan Bogor ini ada dua yakni pembangunan jalan raya dan jalur ganda kereta api. Untuk jalan raya sudah dibuktikan dengan dibangunnya Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan untuk kereta api ditandai dengan pelaksanaan gro
Sukabumi (ANTARA News) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Presiden Joko Widodo memenuhi janjinya untuk masyarakat Kota Sukabumi, Jawa Barat, terkait konektivitas pembangunan insfrastruktur perhubungan yang lebih baik.

"Konektivitas antara Sukabumi dengan Bogor ini ada dua yakni pembangunan jalan raya dan jalur ganda kereta api. Untuk jalan raya sudah dibuktikan dengan dibangunnya Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan untuk kereta api ditandai dengan pelaksanaan ground breaking yang pada Jumat, (15/12) di Kampung/Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi," kata Budi di Sukabumi, Kamis.

Menurutnya, langkah Presiden Jokowi sangat diapresiasi dalam hal pembangunan insfrastruktur lalu lintas di Sukabumi yang tujuannya untuk mewujudkan cita-cita warga Sukabumi memiliki jalan tol dan jalur ganda kereta api.

Khusus untuk jalur ganda ini dimulainya pembangunan tersebut akan langsung dihadiri Presiden Jokowi pada Jumat, (15/12) dengan melaksanakan ground breaking tersebut di Kampung Benda.

Kereta api di Sukabumi yang selama ini hanya menggunakan satu jalur dinilainya kurang produktif, karena perjalanan dari Bogor ke Sukabumi membutuhkan waktu dua setengah jam dan jumlah pemberangkatan pun hanya tiga kali sehari.

Selain itu, rangkaian atau gerbongnya sedikit sehingga hanya mampu mengangkut sedikit orang. Maka dari itu, pemerintah pusat ingin membangun jalur ganda ini untuk membantu warga Sukabumi yang ingin bepergian keluar kota khususnya ke Bogor maupun Jakarta.

"Saat ini antara penumpang dengan ketersediaan tempat duduk di kereta tidak seimbang, sehingga untuk mendapatkan tiket warga harus memesan terlebih dahulu sehingga kondisi ini tidak efektif dan produktif," tambahnya.

Budi mengatakan dengan dibangunnya jalur ganda ini selain akan menambah produktif perkeretaapian karena jumlah penumpang akan lebih banyak terangkut, juga bisa memangkas waktu perjalanan dari Sukabumi-Bogor maupun sebaliknya.

Di samping itu, kepadatan kendaraan di jalur utama Sukabumi-Bogor akan terurai sebab akan lebih banyak warga yang memanfaatkan kereta api baik untuk bekerja, sekolah maupun berlibur.

"Kami targetkan pembangunan jalur ganda ini bisa diselesaikan selama tiga tahun. Untuk tahap pertama anggaran yang digunakan mencapai Rp300 miliar yang berasal dari APBN," katanya.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar