Jabar Lautan Kopi pecahkan rekor dunia

Jabar Lautan Kopi pecahkan rekor dunia

Sejumlah barista menyediakan kopi untuk warga pecinta kopi pada acara Jabar Lautan Kopi di Halaman Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/12/2017). Acara Jabar Lautan Kopi 2017 tersebut bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat rasa dan varietas Kopi Arabika Java Preanger yang dimeriahkan oleh 1000 barista dalam penyeduhan kopi bersamaan untuk dicatat sebagai rekor dunia. (ANTARA /Novrian Arbi)

Bandung (ANTARA News) - Gelaran Jabar Lautan Kopi yang diramaikan tak kurang dari 1.000 barista dan pecinta kopi di Halaman Gedung Sate, Bandung, Sabtu, berhasil memecahkan rekor dunia untuk aksi menyeduh kopi bersama selama 30 detik.

Rekor itu dicatat oleh lembaga rekor dunia asal Inggris, Record Holder Republic (RHR), dan diserahkan oleh perwakilan pengawas RHR untuk Indonesia, Lia Mutiasari, kepada Gubernuer Jawa Barat Ahmad Heryawan yang juga turut ambil bagian dalam pemecahan rekor tersebut.

Selain didampingi para barista dan sang istri Netty Heryawan, Gubernur yang akrab disapa Aher ini menyeduh kopi bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto selama 30 detik di atas meja yang ditelah disedikan oleh panitia.

Gubernur Aher mengatakan ajang yang digagas oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat tersebut bermanfaat untuk meningkatkan edukasi, sosialisasi, promosi, apresiasi manfaat minum kopi Arabika Java Preanger kepada masyarakat.

"Yang terdaftar ikut Brewing Kopi ini 4.000 barista tapi yang diterima hanya seribuan lebih, yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Sumatera, dari Kalimantan, dari Sulawesi dan lain-lain," kata Aher.

Sementara itu, salah seorang barista asal Bandung Derry Setiawan mengaku senang bisa ikut dalam ajang Jabar Lautan Kopi yang digelar oleh Pemprov Jawa Barat.

"Senang tentunya, terlebih kegiatan ini meraih rekor dunia. Saya sendiri ikut acara ini sebagai bentuk apresiasi saya terhadap profesi saya, yakni barista," kata dia.

Derry mengatakan ajang ini bisa menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat terhadap kopi, khususnya kopi asal Jawa Barat agar lebih dikenal lagi.

"Untuk acara ini saya membawa beberapa alat manual brew sedangkan untuk biji kopinya sendiri saya bawa kopi dari Kabupaten Bandung, jenisnya Arabika," kata dia.

Di meja berukuran sekitar 60 cm x 150 cm pengunjung bisa mencicipi langsung espresso yang diracik oleh Derry secara gratis.

Pewarta:
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar

  1. fotoantarasumsel@gmail.com

    Mantap Coy