Jakarta (ANTARA News) - Gelandang Juventus Blaise Matuidi mengaku telah menjadi sasaran pelecehan rasis saat timnya menang 1-0 melawan Cagliari, Sabtu kemarin, beberapa hari setelah Verona diberi peringatan akibat aksi serupa pendukungnya kepada Matuidi.

Verona dikenai denda dan dilarang bermain di stadion setelah pendukungnya melontarkan hinaan rasial kepada pemain berusia 30 thaun itu menyusul gol pembuka saat Juventus menang 3-1 pada 30 Desember.

"Hari ini saya mengalami rasisme dalam pertandingan. Orang-orang lemah berusaha mengancam dengan kebencian. Saya bukan pembenci dan hanya bisa memaafkan mereka yang mempertontonkan contoh buruk," tulis Matuidi dalam akun resmi Facebook setelah pertandingan itu.

"Sepak bola adalah cara untuk mempercepat persamaan, hasrat dan inspirasi dan itulah alasan saya ada di sini. Salam Damai."

Matuidi, yang sudah 62 kali memperkuat Timnas Prancis, bergabung dengan Juventus sebelum awal musim ini dan sudah mencetak dua gol untuk juara Serie A ini, demikian Reuters.



Pewarta: -
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2018