Mantan wakil presiden Argentina dibebaskan dari tuduhan korupsi

Mantan wakil presiden Argentina dibebaskan dari tuduhan korupsi

Mantan Wakil Presiden Argentina Amado Boudou. (ANTARA News/ Reuters)

Buenos Aires (ANTARA News) - Mantan menteri ekonomi dan wakil presiden Argentina Amado Boudou, dibebaskan dari penjara setelah pengadilan banding memutuskan bahwa dia tidak ikut campur dalam kasus korupsi yang dituduhkan terhadapnya.

Boudou, yang bertugas di bawah mantan Presiden Cristina Fernandez, ditangkap pada awal November karena tuduhan pemerasan dan pencucian uang. Pengacaranya mengatakan bahwa tidak masuk akal Boudou ikut campur dalam kasus tersebut.

Mantan menteri ekonomi itu membantah melakukan kesalahan tersebut, mengatakan kepada wartawan pada Jumat malam bahwa sistem peradilan telah melakukan pelecehan dengan memenjarakannya.

Boudou adalah pejabat senior kedua dari pemerintahan Fernandez yang telah ditahan.

Mantan menteri perencanaan, Julio De Vido, dipenjara karena tuduhan korupsi pada Oktober.

Boudou menghadapi tiga tuduhan "memperkaya diri secara ilegal" sejak 2009, tahun dia dipromosikan dari pemerintahan administrasi keamanan sosial Argentina untuk menjadi menteri ekonomi.

Boudou menjadi wakil presiden pada 2011 saat Fernandez terpilih kembali. Tapi dia sebagian besar absen dari publik selama masa itu karena tuduhan melakukan korupsi, demikian dikutip dari Reuters.


Penerjemah: Sella Panduarsa Gareta
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar