Jakarta (ANTARA News) - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia menyatakan akan membahas lebih lanjut mengenai kesempatan pemain tunggal putra Tommy Sugiarto untuk ikut turun di Asian Games 2018.

"Terkait soal Tommy, kami harus berdiskusi dulu di internal PBSI. Hal ini karena kami ada aturan yang harus diikuti," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susi Susanti di Jakarta, Rabu.

Tommy sendiri beberapa waktu lalu sempat menyampaikan harapan untuk tampil di Asian Games 2018 setelah menjuarai Turnamen Bulu Tangkis Thailand Masters, Minggu (14/1).

Tommy sendiri adalah pemain tunggal putra Indonesia berperingkat terbaik ketiga setelah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, akan tetapi Tommy saat ini tak berstatus sebagai pemain pelatnas PBSI.

Kondisi tersebut diprediksi mempersulit ambisi Tommy masuk tim Indonesia untuk Asian Games 2018, tetapi PBSI mengisyaratkan kans Tommy untuk masuk tim Asian Games masih terbuka.

"Kami membuka kesempatan untuk siapa pun demi yang terbaik untuk bangsa, termasuk Tommy. Tapi, ada prosedur dan aturan yang harus dipenuhi karena Tommy memilih berkarier di luar pelatnas. Tapi, saya tegaskan lagi demi Indonesia kami akan merangkul siapa saja untuk berikan prestasi," kata Susi.

Kesempatan Tommy untuk bergabung ke tim Indonesia itu, ternyata bukan hanya terbuka untuk Asian Games 2018, tapi juga ajang lain seperti Piala Thomas. Namun, Susy lagi-lagi menggarisbawahi soal aturan yang harus dipenuhi oleh Tommy serta harus ada pembahasan lebih lanjut.

"Kedua pihak juga harus duduk bersama, dari Tommy dan PBSI. Semua ini demi kepentingan Indonesia," tegas Susi.

Diketahui, Tommy Sugiarto saat ini menempati peringkat ke-25 dunia dan hanya kalah dari Anthony dan Jonatan yang menduduki ranking 13 dan 14 dunia untuk level pemain Indonesia.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2018