Ketua MPR: Persiapan Asian Games 208 banyak kemajuan

Ketua MPR: Persiapan Asian Games 208 banyak kemajuan

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

Saya berharap olahraga bisa menjahit kembali Merah Putih yang agak koyak."
Jakarta (ANTARA News) - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menilai persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 banyak kemajuan dan sudah dilihat langsung di lapangan, terutama dalam persiapan infrastruktur pendukung untuk kejuaraan empat tahunan itu.

"Saya sudah lihat beberapa lokasi pertandingan, di antaranya lapangan tenis. Saya melihat banyak kemajuan dan siap digunakan," katanya di sela-sela turnamen sepak bola mini di F7 Mini Soccer Field, Jakarta Selatan, Minggu.

Hal terpenting saat ini, menurut dia, sebagai tuan rumah Indonesia harus mampu memanfaatkan kesempatan dengan kesuksesan, baik prestasi, administrasi maupun pelaksanaannya.

Apalagi, ia menilai, sebentar lagi Indonesia masuk tahun politik.

"Alangkah baiknya pada Asian Games nanti peringkatnya bagus. Makanya, persiapan harus dilakukan dengan baik, termasuk dalam penentuan pelatih maupun atlet," katanya.

Persiapan Asian Games 2018 sedikit ada ganjalan, terutama masalah anggaran. Beberapa induk organisasi cabang olahraga belum menyetujui anggaran karena dinilai tidak sesuai dengan yang diperlukan, dan ada pelatih yang mengundurkan diri, padahal pelaksanaan kejuaraan sudah tidak lama lagi.

Oleh karena itu, Zulkifli menilai, olahraga memiliki arti penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dan pihaknya bakal mendukung kegiatan yang mengedepankan kesiapan yang positif.

"Saya berharap olahraga bisa menjahit kembali Merah Putih yang agak koyak. Olahraga adalah sportif, siapa saja gemar. Dengan ini, kami harapkan olahraga Indonesia bisa jaya," ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) itu.

Ia menambahkan untuk masa depan kegiatan yang melibatkan generasi muda semacam itu harus diperluas, dan jika diperlukan dapat dilakukan disetiap daerah dengan tujuan utama menjalin persatuan dan kesatuan bangsa.

Turnamen sepak bola mini Merah Putih Cup 2018 diikuti oleh 16 tim dengan menggunakan sistem liga champions, dan biaya pendaftaran dari peserta semuanya akan disumbangkan untuk kegiatan sosial.

"Daripada mereka melakukan hal negatif, lebih baik melakukan hal yang positif. Sambutannya luar biasa. Ada dari komunitas dan organisasi. Ada juga gabungan anak SMP," kata Ketua Panitia Pelaksana Merah Putih Cup 2018 Fauzan Ghani.

Pewarta:
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar