Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perindustrian menyampaikan bahwa salah satu produsen mainan yakni PT Mattel Indonesia siap mengimplementasikan Industry 4.0, demikian disampaikan Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono.

"Mattel akan memperkuat strategi produksinya melalui konsep Industry 4.0," kata Sigit kepada ANTARA News di Jakarta, Rabu.

Sigit menyampaikan hal tersebut usai mendampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menerima Kepala Manufaktur Global Mattel Indonesia Mike Eilola dan direksi di Kantor Kemenperin.

Menurut Sigit, Mattel menyampaikan strategi perusahaan untuk dua bulan ke depan kepada Menteri Airlangga, namun enggan menyampaikan secara terperinci.

"Lihat dua bulan kedepan," tukasnya.

Sementara itu, Menteri Airlangga melalui akun Instagramnya menyampaikan, pertemuan tersebut membahas soal potensi pasar di Indonesia.

"Mattel berencana untuk memperluas pasar merekadi Indonesia. Bagaimanapun Indonesia merupakan bagian penting rantai pasok global Mattel dengan fasilitas manufaktur boneka fashion terbesar di dunia," kata Airlangga.

Ia menambahkan, Mattel sendiri mengungkapkan peluang mereka untuk berinvestasi lebih lanjut dengan menghubungkan produksi merek Barbie dan Hot Wheels yang akan menjadikan Indonesia Indonesia menjadi pesaing yang sangat kuat.

"Menindaklanjuti hal tersebut, Mattel meminta masukan dan mendiskusikan peluang investasi dan insentif yang ada di Indonesia," kata Airlangga.

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2018