Pebalap sepeda Jamal dan Aiman andalan Indonesia di kejuaraan Asia

Pebalap sepeda Jamal dan Aiman andalan Indonesia di kejuaraan Asia

Pebalap sepeda Aiman Cahyadi (ANTARA FOTO/Zabur Karuru/aww/1)

Jakarta (ANTARA News) - Pebalap sepeda Jamal Hibatulloh dan Aiman Cahyadi menjadi andalan Indonesia pada kejuaraa Asian Road Cycling Championship di Nay Pyi Taw, Myamnar, 8-12 Februari khusus untuk nomor individual road race (IRR) atau jalan raya.

Manajer Timnas Indonesia, Budi Saputra di Jakarta, Rabu, mengatakan selain Jamal Hibatulloh dan Aiman Cahyadi, ada satu lagi pebalap Indonesia yang diturunkan yaitu Robin Manullang yang bakal turun di nomor Individual Time Trial (ITT).

"Untuk road race mengirimkan tiga pebalap saja. Dua turun di IRR dan satu turun di ITT. Hari ini mereka berangkat bersama ke Myanmar," katanya.

Menurut dia, ketiga pebalap yang dikirim ke Myanmar dinilai mumpuni untuk bersaing dengan pebalap Asia lainnya meski sebelum menentukan siapa yang dikirim banyak masukan dan pebalap Indonesia lain yang mempunyai peluang yang sama.

Jamal Hibatulloh merupakan pebalap Indonesia terbaik pada Tour de Singkarak 2017. Namun, ia tidak turun di Tour de Indonesia 2018 karena adanya masalah dengan timnya yaitu KFC Cycling Team, padahal Jamal cukup potensial.

Dengan absen di Tour de Indonesia 2018 yang memiliki level 2.1, dikhawatirkan naluri kompetisi Jamal menurun mengingat kejuaraan garapan PB ISSI adalah pembuka musim ini. Banyak pebalap Asia turun termasuk sang juara yaitu Ariya Phounsavath dari Laos yang saat itu memperkuat Thailand Continental Cycling Team.

Sementara, Aiman Cahyadi, pebalap asal Bandung ini memiliki bekal yang cukup bagus karena mampu menjadi yang terbaik pada Tour de Indonesia 2018 bersama Team Sapura Cycling Malaysia.

Begitu juga dengan Robin Manullang. Meski tidak segemilang Aiman, pebalap asal Kalimantan Timur ini mempunyai pengalaman yang cukup di ITT. Prestasi terbaiknya adalah meraih emas ITT SEA Games 2015 Singapura.

Selain tiga pebalap tersebut, PB ISSI juga memberangkat dua pebalap yang berasal dari komunitas. Kedua pebalap tersebut adalah Roy Aldrie dan Frederick M yang bakal turun di kelas master 39-44 tahun.

"Untuk dari komunitas, ini adalah yang pertama kali dikirimkan. Kami berharap mereka juga mampu bersaing dengan pebalap Asia yang lain," kata Budi Saputra menambahkan.


Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar