Valentine di Olimpiade, Pyeongchang jadi ajang kencan

Valentine di Olimpiade, Pyeongchang jadi ajang kencan

Para penampil membawa bendera Korea Selatan dalam upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2018 Pyeongchang di Stadion Olimpiade Pyeongchang, Pyeongchang, Korea Selatan, Jumat (9/2/2018). (REUTERS/Kim Kyung-Hoon) ()

Jakarta (ANTARA News) - Olimpiade musim dingin di Pyeongchang diliputi cuaca dingin, tapi tempat itu mungkin jadi tempat kencan terhangat di dunia, tak mengherankan penyelenggara memecahkan rekor karena menyediakan 110.000 kondom.

Para atlet dan staf telah membuat profil untuk aplikasi kencan Tinder, bersama dengan jurnalis serta mereka yang ada di Korea Selatan untuk menghadiri Olimpiade.
Penyelenggara membagikan rata-rata 38 kondom untuk tiap atlet, jumlah terbanyak yang disediakan dalam olimpiade musim dingin.

Perusahaan Convenience Co paling banyak mendonasikan kondom, dan juru bicara perusahaan itu mengatakan, "Kami tidak berekspektasi para atlet akan memakainya sama sekali."

Orang-orang mungkin berkata para atlet seharusnya berkonsentrasi untuk memenangi medali, tapi dengan waktu luang di sela pertandingan, sebagian atlet pria dan wanita tampaknya mencari pasangan lewat Tinder seperti dilansir AFP.

Alysia (29), menulis di profilnya: "Hanya perempuan Kanada yang menghabiskan musim dingin berkeliling dunia balapan dengan kereta salju. Saya bekerja sepenuh hati, tapi lebih bersenang-senang dengan sepenuh hati."

Dia menambahkan, "Saya ada di Korea selama dua pekan untuk apa yang sebagian orang bilang pertandingan yang sangat penting, dan saya sangat senang ada di sini."

Seorang atlet speed skater AS juga termasuk salah satu yang punya profil di Tinder, namun sebagian kompetitor lain menghapus profil mereka setelah ada berita bahwa atlet Olimpiade menggunakan aplikasi itu.

Salah satu pengguna Tinder, menggunakan nama Beulah (32), menulis: "Yahoo mengatakan Tinder sangat heboh di Pyeongchang sekarang jadi saya ikut mengunduh aplikasi ini karena bagaimana menurutmu... Saya juga menyenangkan dan bisa diajak minum bareng untuk menonton permainan curling."

Tinder mengonfirmasi aktivitas di area Pyeongchang meningkat drastis. Aplikasi perjodohan yang dirilis pada 2012 itu mengatakan mengatakan mereka membuat Tinder Gold yang biasanya berbayar menjadi cuma-cuma untuk para atlet dan pengguna di Olympic Village selama kompetisi berlangsung.

Berdasarkan fitur "Passport", pengguna Amerika berada di posisi teratas, yang membuat mereka bisa terhubung dengan orang-orang di tempat atlet Olimpiade, meski mereka berada di AS.

Waktunya terasa tepat, apalagi berdekatan dengan Valentine. Bahkan atlet ski AS Lindsey Vonn, yang berkencan dengan atlet golf Tiger Woods selama lebih dari dua tahun, juga ikut mencari pasangan.

Atlet 33 tahun itu mengungkapkan di Pyeongchang bahwa dia meminta nasehat kencan pada atlet Norwegia Aksel Lund Svindal dan Kjetil Jansrud.

"Semoga mereka bisa mencarikanku pacar baru," katanya setelah tiba di tempat pertandingan, sebelum buru-buru menambahkan, "Cuma bercanda. Tapi mungkin..."

Baca juga: (Olimpiade Pyeongchang kena serangan siber)

Penerjemah: Nanien Yuniar
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar