TNI kejar KKB pelaku penembakan Pratu Sandy

TNI kejar KKB pelaku penembakan Pratu Sandy

Dokumentasi TNI-Polri berhasil meringkus 21 orang yang diduga merupakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Nimbokrang, Jayapura, Papua, Senin (11/8/2014). Polisi juga mengamankan barang bukti berupa puluhan anak panah, bendera bintang kejora, baju loreng, sepatu PDL, kartu anggota, mesin bubut, tiga pucuk senjata api dan roket pelontar. (ANTARA FOTO/Ismawan Nugraha) ()

Pengejaran akan terus dilakukan hingga pelaku atau senpi didapat kembali."
Jayapura (ANTARA News) - Pasukan TNI tengah mengejar kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembak dan menewaskan Pratu Sandy di Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, pada Senin (12/2).

"Anggota sudah diturunkan untuk menggejar dan menangkap pelaku penembakan itu," kata Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit, seusai menyaksikan simulasi pengamanan pilkada 2018 yang dilaksanakan Polda Papua di Jayapura, Rabu.

Ia mengatakan pengejaran dilakukan karena para pelaku selain menewaskan seorang anggota TNI juga merampas senjata laras pendek yang dipegang tentara itu.

Prajurit TNI bertekad mengejar KKB hingga mendapatkan kembali senjata api organik buatan Pindad itu.

Mayjen Supit menambahkan, dari laporan yang diterima pelaku merupakan KKB kelompok Tenius yang setelah melarikan diri ke sekitar Kampung Akenggeng.

"Pengejaran akan terus dilakukan hingga pelaku atau senpi didapat kembali," kata Supit.

Pratu Sandy tewas ditembak dan dianiaya saat bersama empat rekannya ke pasar untuk membeli kebutuhan sehari hari.

Saat berada di pasar, korban yang terpisah dengan rekannya diserang hingga tewas serta senjatanya diambil.

Jenasah Pratu Sendy pada Selasa (13/3) dievakuasi dari Sinak ke Timika dan selanjutnya ke Jakarta untuk dimakamkan.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar