Cara Cakra Khan bentengi diri dari narkoba

Cara Cakra Khan bentengi diri dari narkoba

Penyanyi Cakra Khan membawakan lagu tema untuk film

Jakarta (ANTARA News) - Penyanyi Cakra Khan turut prihatin dengan kasus narkoba yang baru-baru ini menimpa Fahri Albar, Roro Fitria sampai anak Elvy Sukaesih.

"Ini pelajaran untuk semua, semoga polisi juga bisa memperketat (peredaran narkoba) dari atas, istilahnya artis-artis yang ketangkap itu yang kucurannya," kata Cakra di Jakarta, Senin.

Kejadian itu rupanya juga membuat ibu Cakra khawatir. Ketika mengunjungi putranya di Jakarta, sang ibu sempat merasa berat hati untuk kembali ke kampung halaman di Pangandaran, Jawa Barat.

"Karena (kasusnya) beruntun kan, tapi saya bilang, 'ibu, percaya sama saya," kata Cakra.

Penyanyi 25 tahun itu juga berharap semakin banyak penyuluhan antinarkoba dari pihak berwenang agar masyarakat semakin menyadari dampak buruk dari obat-obat terlarang. 

Butuh mental kuat untuk menjadi seorang pesohor yang selalu jadi sorotan publik. Beban berat itu berpotensi memantik depresi yang membuat orang mencari pelarian untuk lepas dari tekanan, termasuk obat-obat terlarang.

Cakra juga merasakan hal yang sama ketika namanya baru meroket setelah lagu "Harus Terpisah" (2012) mulai dikenal masyarakat. 

"Orang lihat artis itu enak padahal tekanan besar, apa pun dilihat, kita kan tidak tahu kalau ada artis tidak bisa handle situasi, akhirnya depresi, jatuhnya ke sana (narkoba)," kata dia.

Setiap orang punya cara sendiri untuk mengatasi stres, tapi yang pasti Cakra ogah melewati jalan yang menggoda namun sebenarnya berduri. Dia lebih suka menyegarkan pikiran dengan berolahraga atau berselancar di laut.

Membentengi diri sendiri juga jadi faktor penting untuk tidak terbuai godaan-godaan seperti itu. 

"Kadang saya nyanyi di klub malam karena tuntutan pekerjaan, yang nawarin pasti selalu ada, (tapi) tawarin minuman keras, drug tidak pernah. Tapi kan kita tidak tahu di minuman itu ada apa," akunya.

Pergaulan sehat juga jadi faktor penting dalam membentengi diri dari godaan narkotika dan obat-obat terlarang. Pilih-pilih teman dekat itu perlu, katanya. Kuantitas tidak penting, yang penting dia bersahabat dengan orang-orang yang tidak akan menjerumuskannya ke dalam hal-hal negatif.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar