IKM agro Fukuoka bidik peluang kerja sama dengan RI

IKM agro Fukuoka bidik peluang kerja sama dengan RI

Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto (tengah bawah), bersama delegasi IKM Fukuoka. Jepang, dan Indonesia usai padanan bisnis, di Jakarta, Kamis. (ANTARA News/Sella Gareta)

Jakarta (ANTARA News) - Industri Kecil Menengah (IKM) agro asal Perfektur Fukuoka, Jepang, membidik peluang kerja sama dengan IKM agro asal Indonesia melalui padanan bisnis yang difasilitasi Kementerian Perindustrian. 

"Ini adalah lanjutan dari kunjugan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu. Pak menteri sudah menyepakati beberapa sektor kerja sama, yaitu otomotif, elektronik dan agro industri," kata Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto, di Jakarta, Kamis.

Melalui acara itu, tujuh IKM agro asal Fukuoka mempresentasikan bisnis proses industri agro di negaranya, dilanjutkan dengan sekitar 14 IKM agro asal Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan pendekatan lebih dalam antara setiap perusahaan asal Fukuoka dan Indonesia secara bergantian.

Menurut Susanto, kerja sama tersebut akan membidik pasar di masing-masing negara untuk dapat memasarkan produk yang diolah dari kedua negara.

"Kerja sama ini dari hulu agro hingga proses pengolahannya, pengemasannya, pemasarannya, itu terbuka luas," ujar dia.

Dia memaparkan, IKM agro asal Indonesia membutuhkan kerja sama teknologi dengan Jepang untuk dapat memajukan industrinya.

Sementara Jepang, membutuhkan beberapa komoditas maupun produk yang belum ada dan mampu disuplai dari Indonesia.

"MIsalnya dia tidak ada rumput laut, cokelat, kopi, nah itu kita punya peluang karena bahan baku kita sangat kuat," tutur dia.

Saat ini, neraca perdagangan industri agro Indonesia degan Jepang dalam kondisi surplus, di mana ekspor produk agro Indonesia ke Jepang mencapai 800 juta dolar AS dan impor dari Jepang senilai 41 dolar Amerika Serikat.

Delegasi asal Fukuoka itu akan berada di Indonesia pada 20-22 Februari 2018 untuk kegiatan tersebut, yang salah satunya mengunjungi beberapa pabrik pengolahan cokaelat dan makanan instan di Jakarta.

Adapun pertemuan bisnis tersebut dilakukan terkait program Asia Business Delegation Program oleh Pemerintah Prefektur Fukuoka yang bertujuan untuk temu bisnis dan pertukaran informasi dengan pemerintah di negara-negara Asia.

Panggah berharap, melalui kegiatan ini, industri agro di dalam negeri semakin berkembang dan mampu meningkatkan ekspornya ke Negeri Sakura itu.

Pewarta: Sella Gareta
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kemenperin gelar pameran produk IKM Sumatera Selatan

Komentar