Militer Brasil lancarkan operasi anti-narkotika di Rio de Janeiro

Militer Brasil lancarkan operasi anti-narkotika di Rio de Janeiro

Ilustrasi - Satuan polisi elite Brasil melakukan patroli di kawasan Nueva Holande favela, yang menjadi bagian dari komplek Favela da Mare shantytown di Rio De Janeiro, Brasil minggu pagi (30/3/2014). (AFP PHOTO/YASUYOSHI CHIBA)

Rio de Janeiro (ANTARA News) - Militer Brasil dan polisi Rio de Janeiro melancarkan operasi besar anti-narkotika di bagian barat kota tersebut pada Jumat (23/2), kata Juru Bicara Militer Kolonel Roberto Itamar.

Operasi itu berlangsung di tempat kumuh (favela) Vila Alianca, Coreia dan Vile Kennedy, tempat seorang sersan militer dan seorang komandan polisi militer tewas pekan ini.

Sebanyak 3.000 unsur dari polisi dan militer ikut dalam operasi pada pagi hari tersebut, seperti dilaporkan Xinhua. Personel keamanan menutup semua akses ke favela itu, dengan dukungan helikopter dan kendaraan lapis baja.

Itamar mengatakan operasi tersebut telah direncanakan sebelum campur tangan federal yang ditandatangani oleh Presiden Michel Temer pada 16 Februari untuk mengambil-alih keamanan masyarakat di kota itu.

Vila Kennedy adalah salah satu proyek penampungan sosial di Amerika Latin. Tempat kumuh tersebut juga menjadi salah satu permukiman di Rio de Janeiro dengan jumlah baku tembak paling tinggi, dan telah menyaksikan setidaknya 13 bentrokan antara polisi dan penyelundup narkoba pada Januari.

Angkatan bersenjata telah melancarkan tiga operasi besar militer di Rio de Janeiro sejak pekan lalu.

Jenderal Walter Braga Neto diangkat oleh Temer untuk mengawasi polisi dan pasukan militer di kota itu. Tujuannya ialah untuk mengurangi gelombang kejahatan di Rio de Janeiro, yang menyaksikan lebih dari 5.000 baku tembak dan hampir 7.000 pembunuhan tahun lalu.

(Uu.C003)

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar