Jalur Bandung-Garut macet akibat banjir

Jalur Bandung-Garut macet akibat banjir

Arsip: Foto udara permukiman warga terdampak banjir di Kampung Bojong Asih, Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/3/2018). Bencana banjir merendam ribuan rumah di delapan kecamatan Kabupaten Bandung akibat meluapnya Sungai Citarum sejak Jumat (23/2/2018), dan hingga Selasa (6/3/2018) belum juga surut. (ANTARA /Raisan Al Farisi)

Bandung (ANTARA News) - Jalur Bandung-Garut dari dua arah macet akibat banjir menggenangi badan jalan nasional di kawasan industri Kahatex dan Vonex Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis malam.

Antrean kendaraan cukup panjang di tiga lajur dari arah Bandung menuju Garut, begitu juga arus kendaraan dari arah sebaliknya macet.

Laju kendaraan yang melambat saat melewati genangan air serta banyaknya kendaraan roda dua dan empat mogok di tengah jalan menambah hambatan laju kendaraan di jalur itu.

Panit Lalu Lintas Polsek Cimanggung, Iptu Usep mengatakan, sejumlah anggota kepolisian sudah disiagakan di titik banjir untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan.

Antrean kendaraan, kata dia, cukup panjang untuk itu pengendara disarankan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di kawasan industri Kahatex.

Ia menyebutkan, jalur alternatif yang dapat digunakan pengendara yakni Jatinangor, Sayang, Sawah Dadap dan Tanjungsari.

Anggota di lapangan, kata dia, akan terus disiagakan dibantu Tim SAR Satuan Brimob untuk pengamanan di kawasan banjir.

"Pengaturan dan pengawasan kami dibantu oleh Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar," katanya.

Banjir di kawasan industri itu sudah sering terjadi pada musim hujan.

Ketinggian air di titik banjir variatif, bahkan di titik tertentu air hampir merendam sepeda motor.

Jalur yang berada di dua wilayah pemerintahan Kabupaten Bandung dan Sumedang itu hingga bertahun-tahun belum mampu menyelesaikan permasalahan banjir.

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar