Tanpa Dita-Ayu, Merpati tetap bidik final seri ketiga

Tanpa Dita-Ayu, Merpati tetap bidik final seri ketiga

Unggahan tim bola basket putri, Merpati Bali, tentang salah satu penggawanya, Agustin Gradita 'Dita' Retong, yang baru selesai menjalani operasi cedera lutut pada 3 Maret 2018. (instagram.com/merpatibalibasketball)

Jakarta (ANTARA News) - Tim Merpati Bali tetap membidik penampilan di partai final seri ketiga kompetisi bola basket putri nasional Srikandi Cup 2017-2018, walaupun mereka tak diperkuat dua pilar mereka Agustin Gradita "Dita" Retong dan Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi yang masih dibekap cedera.

"Final itu wajib," ujar asisten pelatih Merpati Bali Muflih Farhan di Jakarta, Senin.

"Saat ini kami ingin memperbaiki mental tim terutama pemain para pemain muda dan mencari strategi dengan materi pemain yang ada," ujarnya menambahkan.

Dita saat ini menderita cedera ligamen lutut atau anterior cruciate ligament (ACL), sementara Ayu mengalami patah jari manis tangan.

Muflih mengakui absennya Dita dan Ayu memang sangat mempengaruhi keseimbangan timnya, karena keduanya sangat berpengaruh di Merpati.

Namun, Merpati siap dengan skenario bermain tanpa tulang punggung tim.

"Kami akan mencari pemain yang bisa menggantikan mereka. Namun itu memang perlu waktu karena Dita dominan sebagai pengatur permainan dan Ayu banyak membantu pertahanan," tutur Muflih.

Baca juga: Seri ketiga Srikandi Cup, pelatih dan manajemen MP Samator beda target

Di seri ini, Merpati Bali bergabung di Pul B bersama Tenaga Baru Pontianak, Generasi Muda Cirebon dan Tanago Friesian.

Sementara di Pul A ada tim Surabaya Fever, Merah Putih Samator, Sahabat Semarang dan Flying Wheel Makassar.

Pewarta:
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar