counter

Menkominfo hormati keinginan tidak ada internet saat Nyepi

Menkominfo hormati keinginan tidak ada internet saat Nyepi

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat ditemui di peluncuran operasional Alibaba Cloud di Jakarta (15/3/2018). (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)


Jakarta (ANTARA News) - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menghormati keinginan masyarakat di Bali yang menginginkan tidak ada internet selama hari raya Nyepi yang berlangsung akhir pekan ini.

"Saya menghormati, biar bagaimana pun, Bali punya kekhasan," kata Rudiantara saat ditemui di acara Alibaba Cloud, Kamis.

Menkominfo menyatakan sudah berdiskusi dengan kementerian agama, pariwisata dan sektor terkait lainnya hingga akhirnya mempersilakan operator seluler untuk mengaktifkan atau mematikan layanan data internet mereka di Bali selama Nyepi.

Secara teknis, lanjut dia, mematikan internet mungkin saja dilakukan, namun, kemampuan operator seluler di lapangan untuk melaksanakannya berbeda. 

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau operator telekomunikasi untuk menghentikan sementara layanan akses internet selama Hari Besar Nyepi pada 17 Maret 2018 pukul 06.00 WITA sampai dengan 18 Maret 2018 pukul 06.00 WITA, tertuang dalam Surat Edaran Nomor 369 Tahun 2018 Tentang Himbauan Tidak Bersiaran (Off Air) Pada Hari Raya Nyepi Tahun 2018 Di Wilayah Provinsi Bali.

Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemkominfo Ahmad Ramli dalam Forum Merdeka Barat 9 di Jakarta, Rabu (14/3) menyatakan imbauan tersebut tidak berlaku untuk objek-objek vital serta layanan umum yang menurut sifatnya harus tetap berlangsung seperti rumah sakit, kantor imigrasi dan perbankan.

"Intinya diserahkan kepada operator bagaimana mengatur, tetapi khusus objek vital dan rumah sakit tetap berlangsung dengan kualitas yang baik," ujar Ahmad Ramli.
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Orang asing nikmati Ogoh-ogoh di Surabaya

Komentar