counter

BEI catatkan obligasi pegadaian Rp3,5 triliun

BEI catatkan obligasi pegadaian Rp3,5 triliun

Ilustrasi - Warga bertransaksi di Kantor Pegadaian Cabang Senen, Jakarta, Kamis (15/6/2017). (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta (ANTARA News) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai mencatatkan obligasi berkelanjutan III tahap II tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT Pegadaian (Persero) senilai Rp3,5 triliun.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI, Goklas Tambunan dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin mengemukakan obligasi Pegadaian yang dicatatkan itu terdiri dari tiga seri, yakni seri A dengan nilai emisi sebesar Rp450 miliar memiliki tingkat bunga sebesar 5,80 persen berjangka waktu 370 hari.

Kemudian, seri B dengan nilai emisi sebesar Rp1,050 triliun memiliki tingkat bunga 6,90 persen berjangka waktu 3 tahun, dan seri C dengan nilai emisi Rp2 riliun meiliki tingkat bunga 7,10 persen berjangka waktu 5 tahun.

"Hasil pemeringkatan untuk obligasi ini adalah idAAA (triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk," paparnya.

Dengan pencatatan obligasi Pegadaian itu, lanjut dia, maka total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 di BEI sebanyak 12 emisi dari 11 emiten senilai Rp25,39 triliun.

Sebelumnya, Analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo mengatakan bahwa minat investor terhadap instrumen surat utang atau obligasi masih cukup tinggi di tengah kondisi pasar saham yang cenderung menurun.

"Obligasi dapat dijadikan sebagai alat lindung aset mengingat sifatya yang defensif. Di tengah kondisi pasar saham yang sedang menurun maka obligasi dapat menjadi pilihan," ujarnya.

Baca juga: Pegadaian catatkan laba Rp2,5 triliun pada 2017

Baca juga: Kimia Farma terbitkan obligasi Rp600 miliar

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Investor harap instrumen baru SBK beri keuntungan lebih

Komentar