Bersama "A Wrinkle in Time" melewati dimensi ruang dan waktu

Bersama "A Wrinkle in Time" melewati dimensi ruang dan waktu

Potongan adegan dalam film "A Wrinkle in Time". (Hand Out/Disney)

Jakarta (ANTARA News) - Film Disney "A Wrinkle in Time" membawa penonton pada petualangan epik melalui ruang dan waktu, mengikuti perjalanan seorang perempuan muda mengarungi semesta untuk mencari ayahnya. 

Film ini disutradarai oleh pemenang Emmy serta nomine Oscar dan Golden Globe, Ava DuVernay, dan diproduksi oleh Jim Whitaker dan Catherine Hand bersama Doug Merrifield dengan Adam Borba sebagai produser eksekutif.

Pemerannya para aktor terkemuka, termasuk dua kali nomine Academy Award Oprah Winfrey sebagai Mrs. Which; pemenang Oscar, Golden Globe dan Emmy, Reese Witherspoon, sebagai Mrs. Whatsit; serta nomine Emmy, Mindy Kaling, sebagai Mrs. Who. 

Selain itu ada Meg Murry sebagai Storm Reid, Levi Miller sebagai Calvin, Deric McCabe sebagai Charles Wallace dan nomine Emmy, Chris Pine, sebagai Mr. Murry.

Film dibuat berdasarkan novel Madeleine L'Engle. Saat pertama kali terbit tahun 1962, novel "A Wrinkle in Time" telah memukau pembaca dewasa dan muda, serta meraih Medali Newbery tahun 1963 sebagai karya paling khas dalam literatur anak-anak tahun itu. Dan popularitasnya terus berkembang. Sekarang novel itu tersedia dalam 35 bahasa dan telah terjual jutaan kopi di seluruh dunia.

"A Wrinkle in Time berkisah tentang perjalanan yang sangat emosional, tapi sangat bertentangan dengan pemandangan yang menakjubkan di dalam dunia yang digambarkan dengan sangat dramatis," ujar Whitaker dalam keterangan pers dari Disney.

"Ini adalah kisah epik dalam tingkatan dan ruang lingkupnya, tapi juga terasa sangat emosional sekaligus menghibur dan lucu, secara keseluruhan merupakan petualangan yang hebat."
 
Cuplikan adegan A Wrinkle in Time (Hand Out)


Adaptasi

Tahun 2014, studio mendekati penulis skenario Jennifer Lee ("Frozen", "Wreck-It Ralph") untuk mengadaptasi novel L'Engle ke layar lebar.

"Sebagai seorang anak, buku ini berbeda dengan apa yang telah saya baca hingga membawa saya untuk lebih berimajinasi," kata Lee. 

"Dan buku A Wrinkle in Time adalah perkenalan pertama saya pada karakter seperti Meg, seseorang yang dinamis, tidak sempurna dan unik, yang kemudian mengalami petualangan luar biasa hingga dapat tampil sebagai pribadi yang lebih kuat."

"A Wrinkle in Time" bercerita tentang Meg Murry (Storm Reid) yang berusaha mencari sang ayah yang menghilang secara misterius sehingga membawa kesedihan bagi Meg dan ibunya. 

Dalam misinya, dia bertemu dengan tiga pengunjung dari dunia lain yang melakukan perjalanan ke Bumi serta membawa sebuah pesan penting bagi Meg. Ketiganya menyatakan bahwa ayahnya masih hidup namun kegelapan telah menyusup ke alam semesta dan sekarang ayahnya berada dalam bahaya besar.

Kemudian Meg, bersama adik laki-lakinya dan temannya Calvin berangkat untuk mencari Mr. Murry bersama dengan Mrs. Which, Mrs. Who dan Mrs. Whatsit sebagai pemandu, mereka kemudian masuk ke dalam dunia di luar imajinasi dan diharuskan menghadapi kekuatan jahat secara langsung. 

Untuk menyelamatkan ayahnya, Meg pertama-tama harus mengatasi kekurangan dan kepercayaan dirinya sendiri serta memanfaatkan kekuatan tersebut untuk mengalahkan kegelapan dalam perjalanan yang harus ia lakukan seorang diri. 

"Sebagai seorang perempuan, kisah perempuan pahlawan melalui perjalanan spektakuler benar-benar mempengaruhi saya. A Wrinkle in Time merupakan perpaduan antara misteri, fantasi, petualangan, sains, asmara, kehidupan sosial dan pengalaman spiritual yang indah. Tidak sering kita melihat seorang gadis menjadi lakon utama di antara dunia dan planet yang berbeda. Itu benar-benar keluar dari imajinasi terliar saya," demikian DuVernay.
 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar