counter

Sriwijaya FC cetak 22 ribu tiket laga lawan Persib

Sriwijaya FC cetak 22 ribu tiket laga lawan Persib

Sriwijaya FC (en.wikipedia.org)

Palembang (ANTARA News) - Manajemen Sriwijaya FC mencetak 22 ribu lembar tiket laga melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (1/4).

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri Faisal Mursyid di Palembang, Rabu, mengatakan, manajemen kub mencetak tiket menyamai kapasitas stadion karena memprediksi tingginya anemo masyarakat.

"Biasanya laga melawan Persib selalu ramai, selain itu pertandingan juga digelar di hari Minggu, jadi manajemen mencetak 22 ribu lembar tiket," kata Faisal.

Tiket pertandingan Sriwijaya FC menjamu Persib Bandung terlihat mulai diburu penggemar di gerai resmi penjualan di Kafe SFC pada tiga hari terakhir.

"Saat ini saja sudah terjual sekitar 8.000 lembar tiket. Jumlah ini akan terus bertambah hingga jelang pertandingan nanti," kata dia.

Ia mengatakan seperti biasanya, pembelian dilakukan dengan cara memesan terlebih dahulu, lalu ditukar dengan tiket pada satu hari sebelum pertandingan.

Harga tiket mulai dari Rp100 ribu untuk Vip, Rp60 ribu untuk barat atas, Rp40 ribu untuk Timur dan masing-masing Rp30 ribu untuk utara dan selatan.

Menurutnya, animo yang tinggi dari masyarakat dalam proses pemesanan tiket ini menunjukkan Sriwijaya FC semakin digemari. Selain itu, adanya momentum perdamaian kelompok suporter yang terjadi di pertandingan sebelumnya yakni saat SFC melawan Felcra FC menjadi salah satu pendorongnya.

"Adanya perdamaian yang digagas tiga kelompok suporter ini menumbuhkan semangat baru di pertandingan home SFC karena masyarakat saat ini tidak takut lagi ke stadion. Semoga setiap pertandingan SFC selalu ramai ke depannya," kata dia.

Panitia penyelenggara juga mengharapkan masyarakat tetap menjaga ketertiban di setiap laga kandang SFC seperti tidak menyalakan petasan dan membawa senjata tajam.

Baca juga: Bauman bisa perkuat Persib hadapi Sriwijaya FC

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar