counter

"Arus Bawah Jokowi" salurkan bantuan korban kebakaran

"Arus Bawah Jokowi" salurkan bantuan korban kebakaran

Arsip: Warga melihat lokasi kebakaran permukiman di kawasan Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (30/3/2018). Kebakaran yang terjadi pada Kamis (29/3/2018) malam itu menghanguskan kurang lebih 400 rumah milik warga dan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 4 miliar. (ANTARA /Dhemas Reviyanto)

Jakarta (ANTARA News) - Relawan Arus Bawah Jokowi (ABJ) menurunkan tim tanggap bencana dan mendistribusikan bantuan kepada korban kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk di Perumahan Taman Kota Blok A-1, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (29/3).

"Beberapa saat setelah mendapati informasi warga Kembangan Utara kena musibah kebakaran, kami menggelar rapat informal bersama pengurus ABJ dan diputuskan untuk turun memberikan bantuan," kata Ketua Umum ABJ Michael F Umbas, di Jakarta, Sabtu.

Pemberian bantuan itu untuk meringankan beban korban kebakaran. Beberapa kebutuhan mendesak warga korban kebakaran yang disalutkan Relawan Jokowi, ungkap dia, di antaranya makanan siap saji, air minum, makanan/susu untuk bayi dan balita, popok bayi, pakaian dalam hingga pembalut untuk perempuan.

Selain itu, bagi korban yang harus mengungsi karena kehilangan tempat tinggal, relawan Jokowi juga mendistribusikan terpal untuk dijadikan tenda pengungsian. Berikut tikar untuk alas tidur, bahan pokok makanan hingga perlengkapan memasak seperti kompor gas.

"Bantuan dari Relawan Jokowi ini bentuk solidaritas, kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama atas musibah yang dialami saudara-saudara kita. Kami berharap bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban masyarakat yang terkena musibah," kata Umbas kepada Endi ketua RW 5 Kembangan Utara di lokasi bencana.

Relawan Jokowi, lanjut dia, juga mendoakan para korban kebakaran di Kembangan Utara diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan, Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Barat, Rompis Romlih sebelumnya mencatat setidaknya ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal itu dari 400-an kepala keluarga (KK).

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar