Jakarta (ANTARA News) - Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) membantu mewujudkan mimpi 36 anak Papua untuk menjadi pesepakbola profesional melalui latihan dan "coaching clinic" bersama tim Persipura.

"Freeport Indonesia komitmen mendukung kegiatan coaching clinic sebagai salah satu mengembangkan bibit muda sepakbola khususnya di Kabupaten Mimika Papua," kata EVP Human Resources Freeport Indonesia Achmad Ardianto di Jakarta, Jumat.

PTFI berupaya mewujudkan mimpi 36 anak dari tiga sekolah sepakbola (SSB) yakni Mimika United, Timika Putra dan Timika Jaya Utama dengan berlatih bersama tim Persipura yang telah meraih empat kali juara Liga Indonesia.

Ardianto mengatakan pembinaan sepakbola terhadap anak Papua merupakan investasi masa depan guna menjadi pemain handal dari tanah Papua.

Pada coaching clinic, Ardianto menuturkan para pemain Persipura berbagi pengalaman, ilmu dan teknik bermain sepakbola kepada bibit muda di Timika.

Freeport juga sebagai sponsorship mendukung keberlangsungan Persipura mengarungi kompetisi Liga 1 (Satu) 2018 sebesar Rp10 miliar rincian Rp9 miliar untuk operasional satu musim kompetisi dan satu turnamen Piala Tingkat Nasional, serta bonus Rp1 miliar jika meraih juara.

"Kita ingin Persipura dapat menjadi aset kebanggaan Papua dan mengharumkan Papua di mata NKRI, serta dukungan untuk Persipura diharapkan mampu membawa nama Papua ke mata dunia," ujar Ardianto.

Sementara itu, salah satu peserta coaching clinic Kenard Wamafma terkejut dapat bertemu bintang Persipura Boaz Salosa karena selama hanya menyaksikan melalui televisi.

"Rasanya seperti mimpi bisa dilatih Boaz," tutur Kenard yang mengaku berbagi ilmu cara menyerang dan bertahan bersama Boas Salosa dan skuad Persipura lainnya.

Kapten tim Persipura Boaz Salosa mengaku tersentuh dengan kehadiran bibit muda yang berpotensi dan berhasrat menjadi pesepakbola handal dari Papua.

"Jadi makin bersemangat untuk bermain di Persipura sekaligus meraih kembali juara kompetisi tahun ini," ungkap Boaz.

Striker Persipura itu menyebutkan pemain sepakbola profesional membutuhkan persiapan dan latihan panjang sehingga prosesnya tidak instant.

Pelatih Persipura Peter Butler menambahkan pembinaan sepakbola usia dini sangat penting untuk menguasai teknik dan pesepakbola profesional.

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2018