ASDP dukung program mudik gratis BUMN 2018

ASDP dukung program mudik gratis BUMN 2018

ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak melakukan berbagai persiapan untuk melayani program Mudik Gratis BUMN 2018 dalam rangka arus mudik Lebaran 2018. Pada tahun 2018 ASDP memaksimalkan enam dermaga untuk melayani sekitar 1,6 juta penumpang, dan sebanyak 319.261 unit kendaraan roda empat dan roda dua. (Foto ANTARA / Royke Sinaga)

Cilegon (ANTARA News) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), BUMN bidang jasa penyeberangan dan pengelola pelabuhan penyeberangan penumpang, siap mendukung program Mudik Gratis BUMN tahun 2018.

"ASDP telah melakukan persiapan untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan penumpang di semua jalur penyeberangan, terutama arus mudik di pelabuhan Merak-Bakauheni," kata Direktur Komersial ASDP M. Yusuf Hadi, di sela-sela peninjauan persiapan ASDP menghadapi Mudik Lebaran 2018, di Pelabuhan Merak, Banten, Senin.

Menurut Yusuf Hadi, pada musim mudik Lebaran 2018, jumlah penumpang yang menyeberang di Merak-Bakauheni diperkirakan mencapai 1.600.328 pemudik dan 319.261 unit kendaraan, naik 10 persen dibandingkan realisasi tahun 2017 yang mencapai 1.454.844 orang penumpang dan 290.237 unit kendaraan.

Pada rute Merak-Bakauheni, ASDP siap mengoperasikan sebanyak 35 kapal, yang disesuaikan dengan situasi atau tingkat kepadatan penyeberangan.

Untuk mengantisipasi antrean pemudik saat arus puncak mudik, ASDP menambah loket mobil menjadi 17 loket dari sebelumnya delapan loket, demikian juga loket sepeda motor ditambah menjadi 36 loket dari sebelumnya dua loket.

Kesiapan fasilitas umum di terminal penumpang yang tersedia seperti klinik, ruang menyusui, arena bermain anak, toilet bersih, anjungan terminal penumpang yang nyaman, mushola, hingga area parkir.

Sementara fasilitas pendukung lain di atas kapal diantaranya Warung ASDP yang menjual makanan dan minuman higienis dengan harga terjangkau.

Untuk kenyamanan pelanggan, ASDP memberikan kemudahan-kemudahan mulai dari pengaturan jadwal keberangkatan saat mudik dan balik dengan pembelian tiket online via situs http://tiket.indonesiaferry.co.id hingga alternatif pembelian tiket oleh pengguna jasa di luar area pelabuhan melalui "buffer zone" di titik potensial. 

"ASDP mendukung penuh inisiasi Kementerian BUMN dalam menggalakkan penggunaan moda transportasi ferry untuk angkutan mudik gratis. Diharapkan ke depannya moda ferry menjadi pilihan utama masyarakat," ujarnya.

Program Mudik Gratis BUMN 2018 bertujuan mengalihkan pemudik pengguna sepeda motor ke moda transportasi bus, kereta api atau kapal laut. Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas jalan.

Pada musim Lebaran 2018, Kementerian BUMN menargetkan memberangkatkan sebanyak 200.000 orang, naik 69,18 persen dibanding tahun 2017.

Pelaksanaan program Mudik BUMN Gratis 2018 akan digelar pada 9 Juni 2018 yang dipusatkan di Parkir Pantai Carnaval Ancol, Jakarta.
 


Mudik Gratis ASDP
Pada tahun 2018, ASDP bersinergi dengan empat BUMN siap menyeberangkan sebanyak 2.100 orang pemudik di tiga lintasan pelabuhan di Indonesia Timur, yaitu Ternate, Baubau dan Ambon.

Di Ternate dilayani rute Bastiong - Rum, disediakan 900 tiket mudik gratis. Kedua, di Baubau dengan rute Torobolu - Tampo, tersedia 600 tiket gratis, dan ketiga di Ambon dengan rute Galala - Namlea, tersedia 600 tiket mudik gratis.

Hingga kini, ASDP juga sudah menjalin sinergi dengan empat BUMN dalam mendukung program mudik gratis. Tercatat, PT Bukit Asam Tbk telah memesan tiket untuk 500 orang pemudik pada lintasan Merak - Bakauheni. Kemudian PT Jasindo (Persero) yang memesan tiket untuk 300 orang pemudik pada lintasan Surabaya-Lembar.

Selanjutnya, PT Antam Tbk yang memesan tiket untuk 500 orang pemudik dan 500 tiket arus balik pada lintasan Bastiong - Rum di Ternate, Maluku Utara. Perum Bulog juga telah menjajaki rencana memesan tiket pada lima lintasan yang dikelola ASDP.
 

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Aditia Maruli Radja
COPYRIGHT © ANTARA 2018

ASDP Merak perketat protokol kesehatan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar