Soal campur tangan Rusia, ini kata Mark Zuckerberg

Soal campur tangan Rusia, ini kata Mark Zuckerberg

CEO Facebook, Mark Zuckerberg saat menghadiri sidang Kongres Amerika Serikat terkait kebocoran data 87 juta pengguna Facebook. (REUTERs/Aaron P. Bernstein)

Jakarta (ANTARA News) - CEO Facebook Mark Zuckerberg menghadapi serangkaian pertanyaan mengenai keamanan di platform jejaring sosial tersebut pada sidang Kongres yang digelar di Amerika Serikat pada Selasa (10/4) waktu setempat.

Selain kebocoran data puluhan juta pengguna, Senat AS juga menyoroti keterlibatan Rusia dalam propaganda Pilpres AS pada 2016.

Zuckerberg dalam sesi tersebut menyatakan ketidakmampuan Facebook dalam mengidentifikasi dan melawan disinformasi dari Rusia di platform tersebut sebagai “penyesalan terbesar saya”.

“Salah satu prioritas utama saya pada 2018 adalah menyelesaikannya,” kata Zuckerberg, dikutip dari laman The Washington Post.

Facebook, menurut pengakuan Zuckerberg, sejak Februari lalu diinterogasi oleh penasihat khusus Robert S. Mueller III mengenai kasus ini.

Setelah mengetahui jutaan data bocor dan digunakan untuk kepentingan politik, Facebook selama beberapa pekan ini berusaha meyakinkan pembuat kebijakan maupun pengguna mengenai perubahan-perubahan yang mereka lakukan terkait keamanan data pribadi.

Zuckerberg masih harus menghadapi sidang dari Komite Energi dan Perdagangan pada Rabu (11/4) waktu setempat.

Baca juga: Mark Zuckerberg berulang kali minta maaf di sidang Kongres

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Uang virtual Libra Facebook tidak berlaku di Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar