Nusa Dua, Bali (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Pertanian dan Pangan Ghana, Kennedy Osei Nyarko, menyampaikan keinginan Indonesia untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dengan Ghana.

"Kami membahas, antara lain dari segi ekonomi. Ghana merupakan salah satu negara yang menikmati pertumbuhan ekonomi cukup tinggi, yakni sekitar 7,9 persen. Jadi saya kira ini adalah suatu kondisi yang bagus bagi Indonesia untuk meningkatkan kerja sama ekonomi," kata Retno Marsudi di Nusa Dua, Bali, Rabu.

Hal itu disampaikan Menlu RI usai pertemuan bilateral yang dilakukan di sela-sela perhelatan Forum Indonesia-Afrika (Indonesia-Africa Forum/IAF) hari kedua di Nusa Dua Bali Convention Center.

Menurut Menlu RI, Ghana dengan pertumbuhan ekonominya yang cukup baik, mulai melaksanakan pembangunan infrastruktur salah satunya pembangunan perumahan rakyat melalui proyek yang dinamakan "One Million Houses" (Satu Juta Rumah).

"Tadi kami sampaikan bahwa salah satu BUMN kita tertarik untuk berpartisipasi dalam proyek `One Million Houses` itu. Tadi pagi sudah ada pertemuan antara Ghana dengan BUMN kita tersebut untuk membahas proposalnya," ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam upaya kerja sama pembangunan infrastruktur, pihak Indonesia dan Ghana membahas tidak hanya dari segi keahlian, namun juga soal pembiayaan.

"Jadi kalau bicara masalah pembangunan infrastruktur, selain dari segi keahlian yang kita miliki, pasti pembicaraan juga terkait pembiayaan. Oleh karena itu, BUMN kita akan menindaklanjuti masalah skema pembiayaan dan sebagainya," kata Retno.

Selanjutnya, Menteri Nyarko menyampaikan bahwa Ghana ingin meningkatkan kehadirannya di Indonesia sehingga pemerintah Ghana akan menunjuk Konsul Kehormatannya di Indonesia.

Untuk itu, pemerintah Ghana meminta bantuan Indonesia agar bisa memberikan masukan, saran, nama-nama kandidat untuk konsul kehormatan Ghana di Indonesia.

Indonesia bertekad untuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara Afrika, khususnya hubungan di bidang ekonomi. Untuk itu, pemerintah Indonesia menyelenggarakan perhelatan Forum Indonesia-Afrika di Bali pada 10-11 April guna menjajaki berbagai potensi kerja sama ekonomi yang dapat dikembangkan antara Indonesia dengan negara-negara Afrika.
 

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2018