counter

Bupati Sekadau tinjau wabah campak di Nanga Taman

Bupati Sekadau tinjau wabah campak di Nanga Taman

Arsip - Seorang anak mendapatkan imunisasi campak dan rubella. (ANTARA /Muhammad Iqbal)

Pontianak (ANTARA News) - Bupati Sekadau Rupinus meninjau kondisi warga di Dusun Landau Mentawa, Desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman yang terkena wabah penyakit campak beberapa minggu terakhir.

"Saya mendapat laporan bahwa ada banyak masyarakat di wilayah Desa Pantok yang terkena wabah penyakit campak," kata Rupinus di Sekadau, Sabtu.

Ia pun telah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau untuk melakukan penanganan secara cepat seperti pemberian imunisasi atau vaksin kepada masyarakat yang terkena wabah penyakit campak, supaya tidak merambah kepada masyarakat yang lain. Penyakit campak adalah jenis penyakit yang menular.

Selain itu, juga dilakukan pengobatan gratis kepada masyarakat Dusun Landau Mentawa yang terkena wabah penyakit campak dan penyakit lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau St. Emanuel, SKM menyampaikan, begitu mendapat laporan bahwa ada masyarakat di Landau Mentawa yang terkena wabah penyakit campak, ia langsung memerintah staf teknis yang membidangi masalah penyakit ini dan puskes turun langsung ke lokasi untuk melakukan pencegahan secara cepat, termasuk juga para muspika Nanga Taman juga turun langsung ke lapangan.

Menurut Emanuel, warga yang terkena wabah penyakit campak terdapat di dua dusun yakni Landau Mentawa dan Keyayo. Untuk di Dusun Landau Mentawa ada 12 orang dan warga di RT Loboy Dusun Keyayo sebanyak 62 orang. Sebagian yang terkena wabah penyakit campak adalah anak-anak.

"Wabah penyakit campak ini harus segera kita tangani, karena ini adalah penyakit menular, kalau tidak segera maka akan menular dengan warga yang lain. Gejala yang timbul pada wabah campak ini adalah badan panas dan batuk, yang kalau tidak segera ditangani bisa berbahaya bagi si penderita," ujarnya.

Bupati Rupinus mengingatkan penyakit campak dan Rubella sangat berbahaya karena dapat menimbulkan kecacatan. Karena itu, Dinas Kesehatan kabupaten Sekadau harus mengkampanyekan imunisasi measles rubella atau imunisasi MR.

"Jumlah kasus campak dan rubella di Kabupaten Sekadau seperti yang terdapat di Dusun Landau Mentawa dan Dusun Kayayo bukan angka yang kecil, kondisi ini perlu mendapatkan perhatian serius kita bersama, salah satunya dengan mendukung program imunisasi MR," pesan Bupati Sekadau.

Baca juga: Kemenkes jadikan penanganan Asmat sebagai contoh

Pewarta: Teguh Imam Wibowo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Menkes nyatakan KLB Gizi Buruk Asmat sudah dicabut

Komentar