Milan (ANTARA Nedws) - Pimpinan wasit Italia, Marcello Nicchi, meminta penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon, agar berpikir sebelum melontarkan kata-kata pedas kepada wasit agar terhindar dari insiden kartu merah saat timnya disingkirkan Real Madrid dari Liga Champions, pekan lalu.

Buffon diusir dari lapangan karena bersilang pendapat dengan wasit Inggris, Michael Oliver, menyusul pemberian penalti kepada Real Madrid di ujung pertandingan yang mengantar raksasa Spanyol itu ke semifinal Liga Champions.

Pemain senior Italia berusia 40 tahun itu mendamprat Oliver dengan kata-kata pedas antara lain "seorang pembunuh" dan "tempat sampah" yang berbuah hukuman kartu merah.

"Buffon adalah seorang juara yang hebat, yang saya harap akan memiliki karir manajerial yang hebat," kata Nicchi kepada sebuah radio Italia dilansir AFP, Senin (16/4).

"Tetapi pada level tertentu Anda harus berhati-hati terkat apa yang Anda katakan. Pastinya ada anak-anak yang menyaksikan," kata kepala wasit itu.

Baca: Zidane gerah dengan cemooh Real "merampok" Juventus

Nicchi menegaskan akan membela wasit-wasit di Italia apabila insiden itu terjadi di kompetisi Serie A.

"Jika itu terjadi di Italia? Saya akan membela wasit. Mereka tidak bisa diancam sebelum, selama, atau setelah pertandingan," tegasnya.

"Setelah itu, ada gestur tubuh yang menilai perilaku semua pemain di lapangan," pungkas Nicchi.

Juventus memimpin klasemen sementara Liga Italia dengan keunggulan enam poin atas Napoli dari enam pertandingan tersisa. Sedangkan Real Madrid akan menghadapi Bayern Muenchen pada semifinal Liga Champions, demikian AFP.

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2018