counter

Hindari cedera, Eko Yuli jaga ritme latihan

Hindari cedera, Eko Yuli jaga ritme latihan

LIfter Indonesia Eko Yuli Irawan melakukan angkatan clean and jerk pada nomor putra 62 kg 18th Asian Games Invitation Tournament di JiExpo, Jakarta, Minggu (11/2/2018). (ANTARA /Fanny Octavianus)

Jakarta (ANTARA News) - Eko Yuli Irawan, atlet Asian Games 2018 untuk cabang angkat besi saat ini tengah menjaga ritme latihan agar jangan sampai cedera.

"Sempat cedera, namun sekarang sudah pulih. Sekarang ritme latihan harus dijaga sampai nanti siap dalam Asian Games 2018," kata Eko peraih medali perak dalam ajang Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Selasa.

Menurut Eko untuk cabang angkat besi selain latihan teratur juga wajib untuk menjaga berat badan agar masuk ke dalam kelas yang dipertandingkan.

Eko mengatakan, untuk menjaga agar berat badan masuk dalam kelas ditargetkan maka asupan makanan harus dijaga.

"Paling penting mengurangi makanan dan minuman manis," ujar dia.

Menu yang dikonsumsi meliputi roti, telur, daging/ayam, serta menggantikan nasi putih dengan nasi merah, serta nutrisi tambahan lainnya.

"Tantangan terberat menghadapi Asian Games 2018 bagaimana menjaga berat badan tetapi stamina harus tetap prima," jelas atlet yang masa kecilnya justru hobi sepak bola.

Baca juga: Eko masih fokus di kelas 62 kilogram

Peraih medali emas Sea Games 2007, 2009, 2011, dan 2013 itu berharap dapat memberikan kontribusi terbaiknya untuk mengharumkan nama Indonesia.

Eko juga merupakan atlet yang dipilih menjadi duta Tim Indonesia yang bertugas mempromosikan dan membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap olah raga dan mendukung performa atlet-atlet Indonesia di ajang nasional dan internasional.

Baca juga: KOI hubungi OCA soal angkat besi

Pewarta:
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar